Sunday, 21 October 2018

Wisman ke Jatim Naik 4,58 Persen

post-top-smn
Ilustrasi - Wisatawan manca negara (Wisman)

Ilustrasi – Wisatawan manca negara (Wisman)

Surabaya, SMN – Jumlah wisatawan manca negara (Wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda pada Oktober 2016 mencapai 20.819 kunjungan atau naik sebesar 4,58 persen dibanding  September 2016 yang hanya 19.907 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Teguh Pramono dikantornya Jln Raya Kendangsari Industri, Surabaya, Rabu (7/12)  mengatakan, secara kumulatif, jumlah wisman Januari – Oktober 2016 mencapai 176.029 kunjungan atau naik sebesar 7,64 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama tahun 2015 yang mencapai 163.539 kunjungan.

Meningkatnya kunjungan wisman ke Jawa Timur karena infrastruktur jalan menuju tempat wisata sudah banyak yang diperbaiki sehingga perjalanan ketempat tujuan wista semakin mudah dan cepat. Selain infrastruktur ke tempat-tempat wisata sudah baik, naiknya wisman ke Jawa Timur dikarenakan diera Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) seperti sekarang ini tempat-tempat wisata di Jawa Timur semakin banyak dikunjungi masyarakat ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Brunai Darusalam, Kamboja dan Vietnam.

Pada Oktober 2016 wisman terbanyak berkebangsaan Malaysia, jumlahnya mencapai 4.518 kunjungan meskipun turun 4,80 persen dibandingkan sebelumnyha. Kemudian diikuti kebangsaan Singapura 1.675 kunjungan atau turun sebesar 35,05 persen, dan kebangsaan Tiongkok sebanyak 1.443 kunjungan atau turun sebesar 13,18 persen dibanding bulan September 2016.

Selain wisman dari Taiwan  juga banyak yang ke Jawa Timur dan pada Oktober 2016 jumlahnya mencapai 631 kunjungan, Jepang 500 kunjungan, Amerika Serikat 412 kunjungan, India 400 kunjungan, Korea Selatan 302 kunjungan, Philifina 270 kunjungan dan wisman lainnya sebanyak 9.900 kunjungan.

Sedangkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur pada  Oktober 2016 mencapai 53,49 persen atau turun 7,14 poin dibanding TPK bulan September 2016 yang mencapai 60,63 persen. Menurut klasifikasi bintang, TPK hotel bintang 4 pada bulan Oktober 2016 mencapai 59,28 persen dan merupakan TPK tertinggi dibanding TPK hotel berbintang lainnya. Selanjutnya TPK bintang 2 sebesar 55,51 persen, diikuti hotel bintang 5 sebesar 51,54 persen, bintang 3 sebesar 50,24 persen, dan hotel bintang 1 sebesar 45,00 persen.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang Oktober 2016 mencapai 3,74 hari, naik sebesar 1,26 poin dibanding dengan September 2016 yang sebesar 2,48 hari. Untuk RLMT Indonesia selama Oktober 2016 mencapai 1,61 hari, mengalami peningkatan 0,08 poin dibanding bulan September 2016 sebesar 1,69 hari. Secara keseluruhan RLMT pada bulan Oktober 2016 sebesar 1,68 hari atau masih turun sebesar 0,05 poin dibandingkan dengan bulan September sebesar 1,73 hari. (ryo/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait