Sunday, 21 October 2018

Wawali Kota Malang Lalukan Sidak di Hari Pertama Masuk Kerja

post-top-smn
Wakil Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan sidak hari pertama masuk kerja di tahun 2017

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan sidak hari pertama masuk kerja di tahun 2017

Kota Malang, SMN – Untuk memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) tertib masuk kerja, usai liburan tahun baru. Wakil Wali Kota Malang H. Sutiaji, melakukan sidak di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan sekretriat Pemkot Malang, Selasa 3/1 kemarin.
Usai memimpin apel, dihalaman Balikota setempat, Wakil Wali Kota yang juga seorang ustadz ini, langsung mengunjungi beberapa ruangan, untuk memastikan jika para ASN itu tidak terlambat kerja.

Sutiaji mengatakan, sidak ini merupakan bentuk perhatiannya kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Ia berharap para ASN dilingkungan Pemkot Malang memiliki kedisiplinan yang tinggi.

“Melalui sidak ini, saya berharap dapat semakin meningkatkan kinerja ASN untuk melayani masyarakat. Jadi jangan sampai bermalas-malasan, setelah libur panjang harus langsung kerja lagi sebagaimana biasa,” ujar Sutiaji.

Disejumlah SKPD, ia melakukan pengecekan terhadap apsensi ASN. Sidak dimulai dari Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Di BPKAD, ASN dimita lebih dulu fokus pada pencairan gaji bulan Januari 2017 bagi ASN Kota Malang.

“Risikonya tahun baru dengan libur panjang, adalah ada keterlambatan. Tapi itu tidak boleh terlalu lama. Gaji maksimal harus sudah cair pada tanggal 6 Januari mendatang,” pinta Sutiaji. Selain BPKAD, Wawali juga sidak ke Bagian Pemerintahan, Bagian Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bagian Kesra, Bagian Layanan Pengadaan Barang / Jasa, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BPPP) serta Sekretariat DPRD Kota Malang.

Saat berkunjung ke kantor BKD pria yang mantan anggota DPRD Kota Malang itu menekankan tentang disiplin pegawai, sebab tugas BKD sangat tidak mudah karena menyangkut nasib karyawan dan tentunya itu butuh ketelitian.

“Jangan sampai ada karyawan yang telat kenaikan pangkatnya, atau waktunya menjalani pendidikan dan pelatihan serta BKD juga harus tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan PNS” tegasnya.

Dari sidak yang dilakukan Wawali, hasilnya hanya satu pegawai yang dinyatakan absen tanpa keterangan, sisanya sakit dan cuti. Ia berharap tidak ada lagi ASN yang tidak masuk tanpa keterangan.

“Yang absen dari akan ditindak, karena menyalahi aturan. Untuk untuk pegawai pemerintah tanpa ada absen, semuanya harus patuh degan aturan, karena sudah diberi kesempatan untuk berlibur,” tandasnya. Berdasarkan sidak yang dia lakukan, jumlah pegawai yang sakit menurutnya tidak kurang dari lima orang. Sedangkan total pegawai yang izin dan cuti hanya ada tiga orang saja.

 

Sumber: harianbhirawa

post-top-smn

Baca berita terkait