Saturday, 23 March 2019

Waspada Demam Berdarah

post-top-smn
Beberapa langkah untuk mengenali dan mencegah wabah demam berdarah

Beberapa langkah untuk mengenali dan mencegah wabah demam berdarah

Kediri, SMN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin meningkat. Di Kabupaten Kediri, Januari 2016 tercatat ada 131 kasus DBD. Lima orang diantaranya meninggal dunia. Dengan rincian bulan Januari 2016 terdapat 131 kasus yang tersebar di 23 Kecamatan sedangkan tiga kecamatan lain dinyatakan nihil atau bersih dari kasus DBD.

Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Kandangan, Kecamatan Plemahan dan Kecamatan Kunjang. Di bulan yang sama jumlah kasus DBD tahun 2016 ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 lalu. Pada Januari 2015 tercatat hanya ada 191 kasus dengan tiga korban meninggal dunia. Sementara pada bulan  Januari 2016 terdapat 131 kasus dengan lima  korban meninggal dunia.

Kasi Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Dinkes Kabupaten Kediri Etik Siti Rahayu menyatakan bahwa kasus DBD tahun 2016 ini dipicu oleh faktor musim dan lingkungan. “Kasus DBD tahun 2016 ini dipengaruhi  oleh musim penghujan akhir-akhir ini, termasuk lingkungan yang mendukung, sebenarnya Dinkes sudah melakukan langkah antisipasi, diantaranya dengan melakukan gerakan 3M Plus”, ujar Etik.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Adi Laksono mengaku pihaknya akan terus berupaya menekan laju penyebaran DBD. Strategi yang diambil adalah dengan aktif menggencarkan aksi Gemas Bebas Nyamuk dan DBD (Gerakan Masyarakat Berantas dan Basmi Nyamuk dan DBD) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007. “Kita akan pantau terus dan melakukan evaluasi”, katanya.

Fogging, salah satu usaha untuk membunuh nyamuk aides aigypti

Fogging, salah satu usaha untuk membunuh nyamuk aides aigypti

Beberapa langkah yang telah diambil Dinkes Kabupaten Kediri untuk membantu masyarakat adalah upaya pencegahan dengan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. 3M Plus sendiri dilakukan dengan cara mengubur barang bekas, menguras tempat penampungan air,  menutup tempat penampungan air, sedangkana plusnya dengan cara tidak menggantung baju sembarangan, tidur memakai kelambu, menabur larvasida dan memelihara ikan pemakan jentik.

Adi Laksono juga meminta warga untuk lebih memperhatikan kesehatan lingkungan dan aktif mengadakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) denagan 3M Plus. Selain itu, Pemkab juga menginstruksikan pelaksanaan Gemas Bebas Nyamuk dan DBD, termasuk membudayakan Gerakan Jumat Bersih di seluruh pelosok Kabupaten Kediri.

Adi Laksono menjelaskan pemantauan yang dilakukan Dinkes terhadap pelaksanaan Gemas Bebas ini bertujuan untuk menggerakkan partisipasi dan mendidik masyarakat. “Masyarakat harus bisa menjaga kesehatan diri sendiri. Itu tujuan pembangunan kesehatan”, tegasnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menghimbau jika ada pasien yang terindikasi terserang DBD segera bawa ke dokter/ pukesmas terdekat agar mendapatkan penangan medis. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait