Friday, 20 July 2018

Warga Pertanyakan Potongan ADD Tunggul Rejo 18%

post-top-smn
Kantor Desa Tunggul Rejo Kecamatan Jumantono, foto:h74.

Kantor Desa Tunggul Rejo Kecamatan Jumantono, foto:h74.

Karanganyar, SMN – Warga Desa Tunggul Rejo Kecamatan Jumantono mempertanyakan besarnya potongan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2016 sebesar 18%. Hal tersebut diutarakan salah seorang anggota BPD Tunggul Rejo Sriyonoketika ditemui wartawan dirumahnya beberapa hari lalu.
Dikatakan, potongan ADD yang dialokasikan kemasing – masing Dukuh seluruhnya hampir dipotong sebesar 18% ada sepuluh yang sama potonganya, kata Sriyono
Diungkapkan Sriyono, untuk Dusun Geneng Tunggul Rejo mendapatkan alokasi dana 40 juta untuk pembangunan Talud, namun turun hanya 34 juta termasuk di 10 Kadus yang mendapat dana juga terjadi pemotongan yang sama dengan besarnya anggaran disetiap Dusun beda – beda, ungkapnya
Lebih lanjut Sriyono menambahkan, di Desa Tunggul Rejo semenjak Kepala Desa Sutardi menjabat banyak persoalan termasuk yang menyangkut aset Desa dikuasai oleh Kades tanpa ada musyawarah dengan BPD, padahal BPD merupakan mitra kerja Kepala Desa, kesal Sriyono
Keberadaan BPD sebagai Lembaga Desa seolah – olah diabaikan seperti penjualan tanah Kas Desa kepada warga Tunggul Rejo tanpa sepengetahuan BPD, imbuh Sriyono saat ditemui dirumahnya Dusun Geneng Tunggul Rejo
Sementara Kades Tunggul Rejo Sutardi mengelak saat dikonfirmasi soal penjualan tanah Kas Desa, ia mengatakan tidak ada tanah Kas Desa yang dijual, kalaupun toh ada kejadiannya sebelum saya menjabat sebagai Kades, katanya
Dikatakan Kades, semua yang dilaporkan oleh warga itu tidak benar karena apa yang ada di Desa Tunggul Rejo sudah berjalan transparan, saya sebelum jadi Kepala Desa memulainya berawal dari Perangkat dulu kemudian Jagatirta setelahnya Kadus, pembantu Carik baru sekarang menjadi Kepala Desa, pungkasnya. (H74)
post-top-smn

Baca berita terkait