Sunday, 21 October 2018

Walikota Probolinggo Sidak Mamin di Sejumlah Swalayan dan Super Market

post-top-smn
Keterangan gambar : Walikota HJ. Rukmini, S.H, M.Si. didampingi Kepala Dinkes Drg.Ninik dan Kast Pol.PP. Sudiman saat sidak di Swalayan.

Walikota HJ. Rukmini, S.H, M.Si. didampingi Kepala Dinkes Drg.Ninik dan Kast Pol.PP. Sudiman saat sidak di Swalayan.

Probolinggo, SMN – Walikota Probolinggo HJ. Rukmini, S.H, M.Si. hari ini (15/12)melaksanakan sidak barang makanan dan minuman disejumlah Swalayan dan super market yang ada di kawasan Kota Probolinggo,

Sidak yang dipimpin langsung oleh Walikota dan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) dan tim dari Dinkes ini Kota Probolinggo ini dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru 2017,

Walikota Hj. Rukmini didampingi tim Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP, Bagian Humas dan Protokol, Polres Probolinggo Kota, MUI, dan Lembaga Pengawas Pelayanan Publik dan Perlindungan Konsumen Madani (LP4KM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan makanan dan minuman (mamin),

Sidak dilakukan untuk melihat apakah peredaran makanan dan minuman yang dijual layak konsumsi atau tidak. Beberapa temuan yang didapat dalam sidak tersebut oleh petugas, Diantaranya petugas menemukan mamin tidak layak konsumsi. Mulai dari kedaluwarsa, label, juga kemasan yang sudah rusak. Bahkan tim menemukan roti yang tidak berizin dan tidak berlabel halal dari BPOM dan MUI.

Kepala Dinkes Drg.Ninik Ira Wibawati.M.Qih dalam penjelasannya mengatakan “Kami melakukan pengecekan untuk mengetahui kondisi mamin (makanan dan minuman) yang dijual di swalayan layak konsumsi atau tidak, dan kami menemukan beberapa mamin yang seharusnya tidak di jual atau dipajang “

Lebih lanjut Drg. Ninik menjelaskan bahwa temuan tersebut dibawa untuk di data dan akan ditindak lanjuti, serta sebagai pemilik swalayan akan biberikan sangsi tegoran dan himbauan.

Di lokasi, petugas memeriksa seluruh makanan yang dijajakan sejumlah swalayan, baik yang dipajang di etalase ataupun tumpukan stok. Petugas kemudian meneliti mamin satu per satu. “Ada beberapa jenis roti yang diketahui tidak berijin. Kami meminta pemilik swalayan untuk menarik mamin yang tidak layak dan tidak higienis,”

Selain swalayan, tim sidak juga menyisir ke stan UKM di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Lagi-lagi, petugas menemukan mamin yang tidak layak konsumsi karena tidak memiliki izin edar Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) oleh produsen makanan dan minuman (mamin) di luar skala rumahan yang diganti dengan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP).

Hal ini diduga karena para produsen makanan dan minuman non rumahan tersebut begitu lama untuk mendapatkan izin edar MD (makanan dalam negeri) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ketua LP4 KM, Hadi, mengatakan, sewaktu petugas menemukan semua jenis makanan tak layak jual, mulai dari produk mendekati tanggal kedaluwarsa, sudah kedaluwarsa, tanpa pencantuman tanggal kedaluwarsa hingga kue kering rekondisi.

“Kami berharap agar pembeli untuk pintar dan teliti untuk memilih. Patut diwaspadai produk tanpa label dan tanggal kedaluwarsa.”

Dikesempatan lain Kepala Dinas Kesehatan juga mengatakan bahwa akan memanggil pedagang yang menjual makanan dan minuman (mamin), serta kosmetik kadaluarsa yang terungkap saat sidak. Mereka akan dipangil ke kantor Dinkes pasca lebaran nanti.” Hasil sidak akan kami tindak lanjuti,”

Pedagang yang didapati menjual mamin atau kosmetik kadaluarsa, akan dipanggil untuk diberi penyuluhan dan pembinaan.

Menjawab pertanyaan bahwa sidak mamin hanya sebagai rutinitas dilakukan ketika menjelang hari besar keagamaan seperti menjelang puasa ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, Drg. Ninik Ira Wibawati, menampik bahwa Dinkes tidak hanya melakukan pengawasan menjelang hari besar keagamaan, namun juga dilakukan setiap bulan atau tri wulan bersama BPOM.

“Sidak untuk pengawasan mamin tidak hanya rutinitas, tapi dilakukan secara kesinambungan dan berkelanjutan,”

Walikota dan Kepala Dinkes serta tim kesehatan Kota Probolinggo melakukan sidak ke pusat-pusat belanja. Antara lain Graha Mulia tidak hany (GM), Kurnia Damai Sejahtera (KDS) di jalan Dr. Sutomo, Indomaret di jalan Ahmad Yani, hyper Market Giant di jalan Soekarno Hatta, dan pusat oleh-oleh di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.(edy/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait