Thursday, 23 May 2019

Walikota Probolinggo Lounching PPNT Di Kecamatan Kedopok

post-top-smn

Walikota Hadi Zainal Abidin dan Wakilnya serta Kepala Dinsos secara simbolis menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat di Kecamatan Kedopok.

Probolinggo, suaramedianasional.co.id – Walikota probolinggo Hadi Zainal Abidin didampingi Wakil Walikota Soubis Subri hari ini Rabu (13/3), melounching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada warga sebanyak 270 warga anggaran APBD dan 2.286 warga anggaran APBN.
Selain itu melalui, Dinas Sosial, juga menyerahkan bantuan peralatan bagi lansia sebanyak 30 orang, alat bantu dan peralatan bagi penyandang disabilitas untuk 22 orang. Bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan usaha seperti etalase, alat dapur, mesin jahit, sepeda rombong untuk penjual mainan, kaki palsu dan kursi roda.
Hadir dalam kegiatan pagi itu Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Muhammad Soufis Subri, Asisten Administrasi Umum Budiono Wirawan dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah dan para Penerima Manfaat.
Kepala Dinas Sosial Zainullah dalam laporannya menyatakan, program bantuan ini merupakan upaya mengurangi angka kemiskinan di Kota Probolinggo. “Pemerintah ingin membantu mengurangi beban warga yang masuk dalam data kemiskinan. Mudah-mudahan dari tahun ke tahun tren kemiskinan berkurang,” ujarnya.
Bantuan berupa pangan diberikan untuk peningkatan gizi masyarakat. Sedangkan bantuan untuk lansia dan difable, bertujuan untuk tetap memberdayakan mereka sekaligus melatih agar tetap produktif.
Walikota Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa Bantuan ini merupakan bukti pemerintah hadir dan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Bantuan yang diberikan, diharapkan tidak salah sasaran. “Sasarannya betul-betul untuk warga yang kurang beruntung ekonominya. Mudah-mudahan bisa meringankan beban,” tutur Wali Kota Hadi Zainal Abidin.
Walikota Hadi menekankan, dalam kepemimpinannya tidak mau ada bantuan yang salah sasaran. Jika ada warga yang kurang beruntung ekonominya tapi belum dapat bantuan, bisa disampaikan ke RT/RW atau kelurahan lalu akan dianggarkan pada tahun mendatang.
“Semua akan diserahkan secara bertahap. Saya juga meminta masyarakat untuk mendukung program pemerintah. Jangan hanya menyalahkan saja tetapi sampaikan dengan santun. Karena kami, pemerintah, pasti juga punya kekeliruan. Mari kita membangun kota bersama,” imbuhnya.
Walikota Hadi juga menitip pesan ke masyarakat, jika ada anak-anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah untuk segera memberitahu RT/RW atau kelurahan. “Laporkan segera. Karena sekarang sekolah di Kota Probolinggo, khususnya SD dan SMP negeri sudah saya gratiskan, jadi tidak ada alasan apapun untuk memungut iuran, baik itu sekolah atau komite sekolah, Kalau setingkat SMA itu kewenangan provinsi dan digratiskan juga, SPPnya tahun ini.”
Walikota juga berpesan kepada seluruh penerima Kartu Bantuan agar tidak digadaikan atau disalah gunakan “Kalau ada yang menggadaikan atau menyalahgunakan kartu bantuan nanti akan dicabut, berarti sudah tidak butuh bantuan lagi ” pesan Walikota Hadi. (edy)

post-top-smn

Baca berita terkait