Saturday, 23 March 2019

Walikota  Probolinggo  Buka  Pembekalan  C J H

post-top-smn

Walikota HJ.Rukmini.Sh.Msi Didampingi Asisten Umum , Staf Ahli , Kepala Kemenag , dan Kepala Bagian Kesra Choirul Anam saat pembekalan C J H .

Probolinggo  SMN – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Probolinggo,hari ini (13./7) mengadakan pembekalan terhadap 218 calon jamaah haji (CJH) Kota Probolinggo tahun 2018  yang bertempat  di Ruang Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota.

Kepala Bagian Kesra, Choirul Anam.Se.Msi melaporkan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan iman dan takwa, ukhuwah islamiyah, dan silaturahmi antara pemerintah kota dan masyarakat khususnya calon jamaah haji. “Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui rukun dan syarat-syarat haji,” katanya. CJH Kota Probolinggo masuk dalam kloter 30, yang rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 26 Juli 2018 dini hari.

Dilaporkan juga  oleh  Kabag  Kesra dalam penyelenggaraan tahun ini,CJH dari Kota Probolinggo sebanyak 218 orang terdiri dari 98 orang laki-laki dan 120 orang perempuan, dengan persebaran 45 orang dari Kecamatan Mayangan, 46 orang dari Kecamatan Kademangan 46 orang, 29 orang dari Kecamatan Wonoasih, Kanigaran sebanyak 69 orang, dan Kecamatan Kedopok sebanyak 29 orang. “Untuk jamaah termuda berumur 23 tahun dan yang tertua berusia 85 tahun,”

Wali kota Probolinggo HJ.Rukmini.Sh.Msi dalam  sambutannya  mengatakan agar calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan haji. dikarena cuaca berbeda dengan di sini, tentunya harus bisa menjaga kesehatan, 40 hari disana kan harus diisi dengan ibadah,

Lebih lanjut  Walikota  juga mengingatkan agar para jamaah untuk tidak berpisah dengan teman rombongan. “Kalau mau keluar, ke masjid atau berbelanja, jangan sendirian, ajak teman sehingga tidak nyasar dan bisa kembali ke penginapan dengan selamat,” katanya.

HJ.Rukmini  berpesan, agar seluruh jamaah mengingat/mengenali Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang mendampingi. “Jadi kalau jamaah butuh tenaga medis, obat-obatan, bisa langsung tertangani,”

post-top-smn

Baca berita terkait