Wednesday, 24 April 2019

Wali Kota Surabaya diusulkan menjadi Presiden TPO

post-top-smn

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific Cities Kim Soo-il.

Surabaya, suaramedianasional.co.id –
Kunjungan Sekretaris Jenderal Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific Cities Kim Soo-il beserta rombongan di sambut oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di ruang kerjanya, Rabu (6/2). Pada kesempatan itu, Kim sempat mengutarakan bahwa Wali Kota Risma diusulkan menjadi Presiden TPO pada kongres Bulan September mendatang. Berdasarkan bukti Risma pemimpin Surabaya yang sukses, dinilai layak untuk menjadi pemimpin badan internasional.
TPO merupakan organisasi internasional yang didirikan pada tahun 2002 dengan restu KTT Kota Asia-Pasifik ke-5. TPO dilahirkan untuk menjadi jaringan antar kota untuk mempromosikan pertukaran dan pengembangan industri pariwisata di antara kota-kota besar di kawasan Asia Pasifik.
Organisasi ini diberi tanggung jawab untuk mendorong anggotanya bekerjasama untuk mendukung industri pariwisata. Adapun tujuan organisasi ini diterjemahkan ke dalam sejumlah proyek di lapangan berupa pertukaran informasi dan pendapat di antara kota-kota anggota, pemasaran tujuan wisata, mengembangkan produk pariwisata baru, membina sumber daya manusia di sektor pariwisata.
“TPO ini badan internasional yang bergerak di bidang pariwisata yang terdiri dari 100 kota anggota, “ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pemilihannya nanti akan dilakukan pada kongres general assembly yang akan digelar di Busan pada Bulan September 2019 mendatang. General assembly ini memang fungsi utamanya adalah memilih pemimpin baru. “Kalau Bu Risma menjadi pemimpin badan internasional ini, maka prestasi Surabaya akan bisa meningkat di dunia dan pengalaman Bu Risma bisa ditularkan kepada negara-negara anggota,” kata dia.
Selain pembahasan itu, Kim juga mengaku pertemuannya membahas tentang rencana kunjungan Wali Kota Busan, Korea, Oh Keo-don ke Surabaya pada akhir Bulan Maret 2019 mendatang.
“Apalagi, tahun ini merupakan tahun ke 25 hubungan persaudaraan antara Kota Busan dengan Surabaya. Jadi, kita mau merayakan tahun ini karena sangat berarti bagi dua kota ini,” tegasnya.
Melalui kunjungan itu, ia berharap kedua kota ini bisa terus meningkatkan kerjasamanya dan bisa memberikan manfaat untuk kedua kota ini. Alhasil, kedua kota ini bisa terus maju dan semakin bermanfaat bagi warganya. “Makanya, Wali Kota Busan memilih Surabaya sebagai destinasi kunjungan di awal-awal kepemimpinannya,” pungkasnya. (Yud)
post-top-smn

Baca berita terkait