Sunday, 20 May 2018

Wakil Bupati Ponorogo H.Sudjarno Apresiasi Pencipta Alat Tanam Padi Manual di Kecamatan Jenangan

post-top-smn
Wakil bupati Ponorogo H.Sudjarno saat menerima penjelasan dari Bagyo

Wakil Bupati Ponorogo H.Sudjarno saat menerima penjelasan dari Bagyo

Ponorogo, SMN – Sudah seharusnya pencipta alat yang bertekhnologi tepat guna mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Pemerintah, karena paling tidak sudah memberikan solusi terhadap suatu masalah produksi, khususnya produksi pertanian yang berhubungan dengan kebutuhan pangan.Hal Ini telah dilakukan di Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, wakil bupati Ponorogo H.Sudjarno mengapresiasi warga masyarakat yang telah memenangkan tiga besar tingkat propinsi innovator teknologi tepat guna dengan menciptakan alat tanam pertanian manual berfungsi sebagai alat tanam bukan hanya padi saja namun bisa untuk tanaman yang lainnya, dengan mengunjungi kediaman Subagio Edi Sasmito selaku pemenang innovator teknologi tepat guna di desa Jenengan kecamatan Jenangan pada hari Rabo 19/10 kemarin.

Dalam apresiasinya wakil bupati Ponorogo H.Sudjarno mengatakan, pihaknya tidak mengira bahkan bangga di desa Jenangan kecamatan Jenangan ada warganya seorang innovator alat tanam pertanian manual.Selama ini yang dirinya ketahui peralatan pertanian semua kebanyakan memakai tenaga mesin atau pabrikan semua,”Dengan adanya seperti ini saya sangat mengapresiasi, respon sekali dan kalau bisa dikembangkan dengan inovasi yang baru juga agar bagaimana alat ini tidak hanya sebagai alat untuk menanam padi saja tapi juga bisa untuk menanam tanaman yang lain,” ujanya.

Wakil Bupati Ponorogo H.Sudjarno saat mencoba BADOL, didampingi Kabag Humas Joko Waskito dan Bagyo

Wakil Bupati Ponorogo H.Sudjarno saat mencoba BADOL, didampingi Kabag Humas Joko Waskito dan Bagyo

Dirinya sebagai wakil dari pemerintah kabupaten Ponorogo juga mengklaim akan membantu mempromosikan alat ini ke pemerintah pusat, karena alat ini sudah tersebar bahkan banyak pesanan dari luar jawa serta benar-benar bisa membantu agar percepatan produksi pertanian tercapai.” Kami atas nama pemerintah kabupaten Ponorogo akan membantu promosikan alat tanam pertanian manual ini ke pemerintahan pusat, karena kita sangat perlu alat tersebut, disamping itu alat ini bisa membantu memberi motivasi pada generasi muda agar mau menggarap lahan sawahnya sehingga tidak nganggur,” Dan bila mana perlu, alat ini kami usulkan sebagai bantuan Presiden untuk daerah lainnya diseluruh Indonesia,” harap H.Sudjarno.

Lebih lanjut Subagio Edi Sasmito sebagai pencipta alat tanam pertanian manual (Alsintan) manual menjelaskan, alat ciptaannya diberi nama BADOL artinya Bagyo Idola, dengan prinsip kerja menggunakan gaya grafitasi agar secara otomatis bibit menumpuk di bagian bawah,selanjutnya ada penjepit yang memutar seperti gerakan pedal sepeda,penjepit bertugas mengambil bibit,kemudian bagian yang lainnya menancapkannya ke dalam tanah,”jelasnya.Dan Bagyo juga mengungkapkan, dirinya sangat merasa senang karena pemerintah kabupaten Ponorogo telah mengapresiasi dan menyatakan kepeduliannya kepada warganya yang berhasil dalam menciptakan alat teknologi tepat guna sebagai solusi untuk memecahkan masalah tanam produksi pertanian,” Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kabupaten Ponorogo yang telah mengapresiasi dan perduli kepada kami,sehingga menjadikan semangat kami kedepan untuk dapat lebih maju lagi dengan inovasi-inovasi yang baru,” Kami harapkan dari pemerintah ada bantuan modal untuk bertambah besarnya produksi alat yang kami ciptakan ini,” pungkasnya. ( Wied /hms/Adv)

post-top-smn

Baca berita terkait