Wednesday, 23 May 2018

Wagub : Pameran Buku BBW Dorong Budaya Literasi Masyarakat

post-top-smn
Ilustrasi Pameran Buku

Ilustrasi Pameran Buku

Surabaya, SMN – Wakil Gubernur Jawa Timur, H Saifullah Yusuf memberikan apresiasi pada penyelenggaraan pameran buku bertajuk The Big Bad Wolf Book Sale(BBW) yang digelar 11 hari selama 24 jam non stop, mulai 20 – 31 Oktober 2016 di JX International Surabaya. Pameran buku BBW dinilai turut mendorong budaya literasi masyarakat Jawa Timur.

“Adanya pameran buku ini turut menjadi bagian mencerdaskan anak bangsa dan kegiatan semacam ini tak boleh berhenti sekali ini saja,” kata Wagub yang akrab disapa Gus Ipul saat menutup BBW dan menyapa ribuan pengunjung BBW, Senin (31/10) malam.

Ia menjelaskan,semakin tinggi minat baca masyarakat maka pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)akan meningkat dan berkualitas. Buku sebagai sumber ilmu, tambah Gus Ipul, mempengaruhi SDM semakin cerdas dan bermanfaat dengan ilmu-ilmu pengetahuan serta teknologi.Dengan banyaknya ketersediaan buku dari berbagai negara akan menambah khazanah wawasan masyarakat.

Selain itu, pameran buku juga turut menggerakkan ekonomi masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari pemanfaatan SDM untuk membantu proses penyelenggaraan, bisnis kuliner hingga jasa parkir di sekitar lokasi gedung.

Penanggung Jawab Bazaar sekaligus Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi menuturkan hingga beberapa jam menjelang penutupan, total pengunjung mencapai angka lebih dari 250 ribu orang. Ia memperkirakan hingga BBW benar-benar ditutup pengunjung bisa mencapai 270 ribu.“Meski tidak sampai melebihi BBW di Jakarta yang didatangi lebih dari 350 ribu orang, tapi di Surabaya merupakan angka fantastis karena baru pertama kali,”ungkapnya.

Uli juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang telah mendukung bazaar buku internasional. Pemprov Jatim, kata Uli, sangat peduli dengan upaya peningkatan minat baca masyarakat terutama generasi muda.

Seperti diketahui, BBW dibuka oleh Gubernur Jawa Timur pada 19 Oktober lalu.Pameran buku terbesar di Asia Tenggara ini menyediakan 2 juta eksemplar. Tidak hanya dari Surabaya, pengunjung juga berdatangan dari Mojokerto, Sidoarjo, Gresik dan daerah lainnya.

“Bazar buku ini luar biasa. Buku adalah jendela dunia, semakin banyak membaca, generasi tidak mudah anarkis dan efeknya akan luar biasa. Minat baca masyarakat Jawa Timur juga akan terus meningkat dengan terselenggaranya acara ini,” tutur Pakde Karwo. (luk/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait