Saturday, 24 August 2019

Breaking News

Wagub Optimis Jatim Sukses Laksanakan UNBK 2017

post-top-smn
Wagub Jatim buka pelatihan dan koordinasi tim help desk di hotel Surabaya Suites

Wagub Jatim buka pelatihan dan koordinasi tim help desk di hotel Surabaya Suites

Surabaya, SMN – Wakil Gubernur Jawa Timur optimis Jatim akan sukses melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA dan SMK tahun 2017. Pasalnya, Jatim memiliki sarana dan prasarana penunjang serta didukung oleh SDM teknis yang mumpuni untuk menyukseskan UNBK yang dilaksanakan pada bulan April tersebut.

“Kami optimis untuk pertama kalinya dapat menyelenggarakan UNBK dengan target 100 persen. Meski ada 12 SMA yang tersebar di kepulauan Sumenep belum bisa melaksanakan UNBK tahun ini. Selebihnya Alhamdulillah sudah siap dan kami yakin InshaAllah akan sukses 100 persen karena didukung oleh anda semua”

Hal itu disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat membuka Pelatihan dan Koordinasi Tim Help Desk UNBK Provinsi, dan Kabupaten/Kota di Hotel Surabaya Suite, Rabu (9/3) malam.

Gus Ipul mengatakan, secara umum seluruh pihak yang berperan untuk menyukseskan UNBK menyatakan kesiapannya serta telah melakukan persiapan yang baik. Seperti perangkat komputer di semua lembaga penyelenggara, pasokan listrik dari PLN, dan koneksi internet dari Telkom.

“Tak hanya itu, rasa optimisme saya meningkat setelah melihat SDM teknis baik itu tenaga teknisi/proktor, yakni bapak dan ibu semua juga bersemangat menyongsong UNBK. Anda semua adalah penentu kesuksesan UNBK. Anda juga didukung oleh satgas helpdesk kabupaten/kota, provinsi, dan pusat. Mari kita sukseskan UNBK” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Prov. Jatim, Gus Ipul menjelaskan, tahun ini terdapat 1.454 SMA 9156.710 siswa), 1.798 SMK (199.365 siswa) dan 942 Madrasah Aliyah (61.177 siswa) yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim yang melaksanakan UNBK.

“Secara keseluruhan, jumlah lembaga yang mengikuti UNBK tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 1300 lembaga atau sekitar 60 persen saja yang melaksanakan UNBK di Jatim. Kami optimis tahun ini bisa 100 perse sukses” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rahman mengatakan, rakor ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman UNBK khususnya pada jaringan dan aplikasi UNBK, memperoleh masukan dari semua pihak tentang implementasi  UNBK, meningkatkan kerjasama dan membangun komunnikasi antara  pusat, provinsi, dan kabupan/kota dalam implementasi UNBK.

“Kami harap rakor ini bisa meningkatkan kemampuan dan pemahaman pada jaringan dam aplikasi UNBK, mampu melakukan pendampingan di masing-masing sekolah, memperoleh masukan dari semua pihak dalam rangka implementasi UNBK, terjalinnya kerjasama dan komunikasi serta sinergi antara pusat, provinsi, dan kabupate/kota terkait implementasi UNBK” katanya.

Rakor yang berlangsung selama 3 hari (8-11 Maret) itu diikuti unsur Dispendik Jatim, Dispendik Kabupaten/kota se-Jatim, Dispendik Prov. NTT, dan Dinas Pendidikan Kab/kota se-NTT. Narasumbernya berasalh dari Dinas Pendidikan Jatim, Balitbang, Kemendikbud, dan Tim dari Puspendik.

Pada kesempatan yang sama, Kapus Pendik Kemendikbud, Prof. Nizam mengatakan, pihaknya mengapresiasi Jatim yang menjadi pelopor UNBK Nasional, serta mampu berinovasi dan berani melaksanakan UNBK. “Saya salut dengan arek-arek Jatim yang berani menyelenggarakan UNBK. Ini patut ditiru dan dicontoh oleh provinsi lain. Jika dirata-rata, Jatim paling besar mengadakan UNBK” pujinya.

Nizam menuturkan, pihaknya belajar pelaksanaan UNBK dari Australia pada lima tahun lalu. “Ketika kita kesana, mereka baru siap-siap melaksanakan UNBK pada 2019. Ketika mereka kesini, mereka kaget kok kita sudah berani melaksanakan UNBK? Jadi saya salut dengan Jatim yang bonek menggelar UNBK” katanya.

Nizam berpesan, meski kedepan ada potensi kendala, namun seluruh pihak harus tetap optimis menyukseskan UNBK. “Kendala teknis mungkin ada, tapi pasti ada solusinya. Kita pastikan anak-anak kita tidak dirugikan. UNBK akan jadi penyemangat bagi anak-anak kita agar mereka sukses di masa depan dan jadi juara di Abad ke-21. Karena tidak ada pilihan lain selain belajar, sebab semua serba teknologi” pungkanya.

post-top-smn

Baca berita terkait