Wednesday, 26 June 2019

Wabup Terima Rombongan Kunker Pemerintah Kabupaten Bangli

post-top-smn
I Made Gianyar dalam keterangannya memaparkan maksud dan tujuan kunker.

Bupati Bangli, I Made Gianyar dalam keterangannya memaparkan maksud dan tujuan kunker tersebut.

Kab Mojokerto, SMN – Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, menerima rombongan kunker (kunjungan kerja) Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar, di peringgitan rumah dinas bupati, Minggu (22/1) siang kemarin.

I Made Gianyar dalam keterangannya memaparkan maksud dan tujuan kunker, yakni mempererat silaturahmi sekaligus napak tilas ke beberapa situs wisata religi Kabupaten Mojokerto yang disucikan masyarakat Bali. Dirinya yang datang bersama dengan kurang lebih 40 orang Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bangli dan juga sang istri, Erick Gianyar, mengungkap kebahagiaan bisa berkunjung ke Kabupaten Mojokerto untuk kesekian kalinya.

“Seperti yang telah kita ketahui bahwa Kabupaten Mojokerto yang dulunya adalah bumi Majapahit, merupakan satu nasab (garis lintasan sejarah) dengan Bali. Hari ini kami melakukan napak tilas ke situs Jolotundo dan Siti Inggil. Bali tidak akan pernah lepas dari Kabupaten. Leluhur kami ada disini, Kabupaten Mojokerto akan selalu menjadi jujugan kami hingga nanti,” tutur Made Gianyar.

Wakil bupati yang juga didampingi istri, Yayuk Pungkasiadi, mempresentasikan secara singkat dalam sambutannya tentang seluk beluk Kabupaten Mojokerto beserta potensinya. “Kami informasikan bahwa dua tahun berturut-turut, yakni pada 2015 kami mendapat predikat Kabupaten Terbaik se-Jawa dalam koridor Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang dilakukan oleh Tempo. Tahun 2016 menyusul dengan raihan Top 3 Investasi-Existing. Ini bonus yang kami terima atas upaya-upaya pembangunan termasuk pembangunan infrastruktur, investasi, kemudahanan pelayanan publik dan juga sektor pariwisata  yang kita genjot di tiga wilayah utama yakni Pacet, Trawas dan Trowulan,” urai Pungkasiadi.

Dirinya mewakili Pemerintah Kabupaten Mojokerto, menyambut baik dan mempersilahkan bagi siapapun yang ingin berkunjung baik berwisata maupun napak tilas sejarah panjang kerajaan Majapahit yang pernah berpusat di Kabupaten Mojokerto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kami siap membuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung. Kami berjanji untuk terus memberikan yang terbaik, pembangunan infrastruktur pendukung wisata terus kami genjot. Dalam tiga tahun terakhir atau sampai dengan tahun 2016, pembangunan atau peningkatan jalan sudah mencapai 431,614 km dengan minimal lebar jalan enam meter,” tambah Pung di acara yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Suwito dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Mojokerto.

post-top-smn

Baca berita terkait