Tuesday, 23 October 2018

Wabup Masykuri Hadiri Rakor Penanggulangan Bencana

post-top-smn
Wabup Masykuri mengajak semua pihak menyatukan visi persepsi dalam penanggulangan bencana di Kab Kediri

Wabup Masykuri mengajak semua pihak menyatukan visi persepsi dalam penanggulangan bencana di Kab Kediri

Kediri, SMN – Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan rapat koordinasi (rakor) penanggulangan bencana di Ruang Kilisuci Pemda pada Rabu (30/3).

Tujuan acara ini sebagaimana disebutkan oleh Plt. Kepala BPBD Kab Kediri Heru Jatmiko ada 3 hal. Yaitu membangun sinergi dalam penanggulangan bencana dengan multi pihak meliputi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Membangun kesepahaman bersama dalam berbagai tahap penanggulangan bencana dalam tahap pra, tanggap darurat dan pasca bencana. Membangun dan meningkatkan kemandirian masyarakat Kab Kediri yang tangguh menghadapi bencana dalam rangka mengurangi resiko bencana.

Rakor ini diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri dari perwakilan berbagai pihak antara lain SKPD terkait, TNI, Polri, dunia usaha, jaringan relawan penanggulangan bencana, LSM dan media massa. Hadir sebagai narasumber ada 4 orang yaitu Kompol Sunardi dari Polresta Kab Kediri, Kapten Puguh Jatmiko dari Kodim 0809 Kab Kediri, Dr Hendro Wardono dari pengarah BPBD Prov Jatim dan Heru Jatmiko dari BPBD Kab Kediri.

Mewakili Bupati Kediri, Wabup Masykuri mengatakan bahwa rapat koordinasi ini merupakan salah satu upaya konsolidasi untuk menyatukan visi dan persepsi tentang penanggulangan bencana di Kab Kediri. “Dalam upaya penanggulangan bencana yang sistematis, terpadu dan terkoordinasi peran pemerintah, masyarakat dan swasta sangatlah diperlukan”, ungkap Masykuri.

Masykuri memaparkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penanggulangan bencana di Kab Kediri. Kondisi geografis Kab Kediri mempunyai beberapa potensi potensi ancaman bencana, hal ini menyadarkan kita akan pentingnya berbagai usaha prefentif guna meminamilisir dampak bencana.

Kesadaran untuk membangun koordinasi multi pihak sangatlah penting guna pengurangan resiko bencana. BPBD harus melakukan langkah koordinasi multi pihak sebagai dasar pelaksanaan visi misi penanggulangan bencana dalam tahapan pra, tanggap darurat dan pasca bencana. “Melalui acara ini diharapkan BPBD dimana salah satu tugas pokoknya sebagai koordinator bisa lebih mudah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana”, harap Masykuri.

Pemerintah mengadakan rapat koordinasi penanggulangan bencana di Kab Kediri

Pemerintah mengadakan rapat koordinasi penanggulangan bencana di Kab Kediri

Bencana adalah suatu hal yang tidak bisa kita rancang, tetapi sebagai badan penanggulangan bencana BPBD harus mampu membuat estimasi dan deteksi dini terhadap kejadian-kejadian alam tiap tahun, sehingga mampu mengantisipasi bencana yang berpotensi terjadi.

Sebagaimana yang di jelaskan oleh Kompol Sunardi, narasumber dari Polresta Kediri, bencana adalah rangkaian peristiwa yang terjadi tiba-tiba, mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam, faktor non alam, maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait