Wednesday, 15 August 2018

Trenggalek Hidupkan Klub Sepakbola yang Sudah 5 Tahun Mati Suri

post-top-smn
Wakil Bupati Trenggalek saat foto bersama dengan Tim Sepak Bola Persiga.

Wakil Bupati Trenggalek saat foto bersama dengan Tim Sepak Bola Persiga.

Trenggalek, SMN – Setelah mengalami kevakuman selama lima tahun terakhir, klub sepak bola Persiga Trenggalek, kembali dihidupkan dan akan melakoni kompetisi di Liga 3 PSSI dan pada 10/09/2017 Persiga akan bertanding home melawan Blitar United di Stadion Menak Sopal Trenggalek.

Manager Persiga, Mochammad Nur Arifin, mengatakan, untuk memperkuat klub sepak bola kebanggaan Kabupaten Trenggalek, pihaknya telah menunjuk pelatih Mursyid Effendi serta asisten pelatih Anang Ma’ruf.

“Alhamdulillah, pada 10 Mei 2017 kami ‘launching’ dan siap untuk melakoni kompetisi, kami berharap Persiga bisa sukses sesuai dengan harapan kita semua,” kata Nur Arifin.

Pihaknya mengaku tidak memberikan target tinggi pada kompetisi perdana ini, minimal tetap bisa bertahan di Liga 3 dan tidak terdegradasi di kompetisi di bawahnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh persiapan tim sangat mepet serta anggaran yang terbatas.

Menurutnya pada awal pembentukan tim, managemen Persiga masih minim informasi terkait dengan regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), sehingga tidak bisa meminang pemain incaran.

“Baru akhir-akhir ini tahu jika pada kompetisi Liga 3 boleh menurunkan lima pemain senior di bawah 30 tahun. Saat itulah kami kelabakan cari pemain, karena rata-rata sudah bergabung dengan klub lain,” ujarnya.

“Persiga akan melawan klub-klub yang sudah punya nama besar di Indonesia. Makanya kami minta dukungan maksimal dari warga Trenggalek, khususnya para suporter agar klub kebanggaan kita bisa memang,” ujar pria yang akrab disapa Ipin ini.(hms/adv/ed)

post-top-smn

Baca berita terkait