Wednesday, 20 March 2019

Tim Pendamping Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kota Kediri

post-top-smn

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Tim Pendamping KUR dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Tim Pendamping KUR dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

SMN – Pemerintah mulai pada tahun 2007 mengeluarkan kebijakan program dalam rangka membantu percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Program tersebut berupa Kredit Usaha Rakyat atau biasa kita sebut dengan KUR. KUR disalurkan melalui bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah. KUR adalah skema kredit/pembiayaan modal kerja dan atau investasi yang khusus diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) di bidang usaha produktif dan  layak (feasible), namun mempunyai keterbatasan dalam pemenuhan persyaratan yang ditetapkan Perbankan (belum bankable). KUR merupakan program pemberian kredit/pembiayaan dengan nilai sama atau di bawah Rp 25.000.000 dengan pola penjaminan oleh Pemerintah dengan besarnya coverage penjaminan maksimal 80% dari plafon kredit untuk sektor pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, dan industri kecil, dan 70% dari plafon kredit  untuk sektor lainnya. . Lembaga penjaminnya yang terlibat adalah 2 lembaga penjamin nasional, yaitu PT Jamkrindo dan PT Askrindo.

Saat ini sudah hampir satu dasawarsa pelaksanaan program KUR. Dalam pelaksanaannya banyak evaluasi dan peningkatan kualitas program hingga sekarang. Mulai dari bunga KUR yang pada awal program 22% per tahun, saat ini telah turun menjadi 13% per tahun. Plafond dana yang awalnya Rp 500.000.000 sekarang diturunkan menjadi Rp 25.000.000. Hal ini dilakukan melalui kajian dan evaluasi program sebelumnya agar program KUR lebih tepat sasaran. Selain itu bank-bank nasional penyalur KUR yang pada tahun 2014 ada 7 bank yaitu: Bank Syariah Mandiri, Bank Tabungan Negara, Bank Bukopin, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, BNI Syariah, Bank Rakyat Indonesia; saat ini tinggal 4 bank nasional, yaitu: Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, BNI Syariah, Bank Rakyat Indonesia.

Suasana Sosialisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar digedung Klinik UMKM-Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Suasana Sosialisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar digedung Klinik UMKM-Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Kementerian Koperasi dan UMKM dalam hal ini membidangi program KUR secara langsung memiliki tugas untuk memonitoring penyaluran dana KUR. Dalam rangka pelaksanaan tugas tersebut Kementerian Koperasi dan UMKM membentuk tim pendamping KUR di daerah-daerah. Tim pendamping KUR dalam pelaksanaan tugasnya membantu UMKM agar dana KUR ini dapat terakses dengan baik. Beberapa tugas tim pendamping KUR antara lain: membantu sosialisasi program KUR ke UMKM, membantu menyiapkan syarat-syarat KUR bagi UMKM calon pengakses dana KUR, memfasilitasi UMKM berhubungan dengan bank penyalur KUR. Dalam pelaksanaan tugasnya tim pendamping KUR tidak memungut biaya jasa sepeser pun karena tim pendamping KUR sudah mendapat insentif dari kementerian Koperasi dan UMKM.

Jawa Timur selaku salah satu provinsi yang mendapat pendampingan dalam penyaluran dana KUR, telah terbentuk tim pendamping KUR di seluruh kota/kabupatennya. Kota Kediri sebagai salah satu daerah yang telah melaksanakan program KUR sejak awal, pada tahun ini telah terbentuk tim pendamping KUR yang siap bertugas mendampingi UKM dalam mengakses dana KUR. Tim pendamping KUR kota Kediri terdiri dari 3 orang, yaitu: Edit Suwantara, Fuad Chandra Agustiono, Rikie Trie Meilasarie yang berkantor di Klinik UMKM – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri.

Suasana Sosialisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar digedung Klinik UMKM-Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Suasana Sosialisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar digedung Klinik UMKM-Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri

Pelaku UMKM yang meminta difasilitasi oleh tim pendamping KUR akan mendapat banyak keuntungan. Beberapa keuntungan diantaranya: 1. Terhindar dari calo kredit yang biasa meminta bantuan yang besarnya disesuaikan dari besar kredit yang diajukan., 2. Mendapat informasi yang jelas mengenai dana KUR., 3. Dapat konsultasi langsung terkait usaha yang dijalankannya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, tim pendamping KUR Kota Kediri pada hari Selasa (06/09/2016) kemarin telah mengadakan sosialisasi dana KUR. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Klinik UMKM-Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh 100 pelaku UMKM di Kota Kediri, Bank BRI selaku perwakilan dari bank pelaksana program KUR, dan dibuka oleh Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM, Bapak Syaifuddin. Kegiatan berjalan dengan baik, para pelaku UMKM sangat antusias dengan acara tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta acara. Bagi para pelaku UMKM di seluruh kota/kabupaten, jika ingin didampingi oleh tim pendamping KUR dalam mengakses dana KUR bisa langsung menghubungi tim pendamping KUR di kota/kabupaten masing-masing atau dinas terkait.(edit)

post-top-smn

Baca berita terkait