Friday, 19 October 2018

Tiket Masuk Srambang Dinilai Kemahalan

post-top-smn

Air Terjun Srambang

Ngawi, SMN – Pengelolaan lokasi wisata Srambang di Desa Girimulyo Kecamatan Jogorogo mendapatkan sorotan tajam dari masyarakat. Harga Tiket Masuk (HTM) ke lokasi yang meskipun lokasinya di wilayah Perhutani petak 34 KPH Lawu Ds, dipatok Rp 15 ribu per orang. “Harganya kemahalan untuk ukuran Ngawi, apalagi ke Srambang itu butuh perjuangan, lokasinya berada di ketinggian dengan jalan yang masih sempit,” ujar Wahyu, salah satu pengunjung.

Srambang sendiri dikenal dengan air terjunnya yang segar dan alami. Alamnya yang sejuk dan masih murni. Dikelilingi hutan pinus, Srambang banyak menjadi jujugan anak-anak muda sekitar Ngawi untuk melepas penat. Selama setahun terakhir, Srambang ikut dipromosikan sebagai salah satu destinasi wisata alam di Ngawi. Srambang dengan investor dari salah satu perusahaan swasta, disulap dengan brand Srambang Park dan diresmikan 9 Desember 207 lalu. “Namun kalau tiket masuk sampai Rp 15 ribu per orang ya perlu dievaluasi lagi lah, harga itu masih tinggi untuk warga Ngawi,” kata Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi.

Kecaman akan harga tiket ini juga dilontarkan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, saat meresmikan lokasi ini. Pemkab menginginkan ada pelayanan maksimal untuk pengunjung dan pihak ketiga yakni pengembang, juga harus memperthitungkan kemampuan ekonomi masyarakat walaupun mengejar profit oriented. “Kami respon positif adanya memorandum of understanding antara Perhutani, Pemkab dan pihak pengembang, namun soal HTM harap ada evaluasi,” ujar Antok, sapaan akrab Ketua DPRD Ngawi ini. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait