Sunday, 20 May 2018

Tiga Pendaki Gunung Arjuno Tersambar Petir, Seorang Tewas

post-top-smn
Pos Pendakian Gunung Arjuno

Pos Pendakian Gunung Arjuno

Pasuruan, SMN – Rombongan pendaki Gunung Arjuno mengalami musibah tersambar petir saat mendaki di bawah guyuran hujan. Seorang pendaki tewas dan dua orang pendaki lainnya mengalami luka-luka akibat sambaran petir.

Korban tewas adalah Bimantara (20), mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dua korban luka yakni Ardian dan Mardiansyah, pendaki asal Komunitas Kopsurat. Mereka mengalami musibah saat melintas di antara Watu Gedhe dan Lembah Kijang, sekitar 1 km dari puncak Gunung Arjuno.

Ketiga korban ini merupakan bagian dari 12 orang pendaki Gunung Arjuno yang berasal dari mahasiswa Jurusan Pendidikan Keolahragaan Unesa dan Komunitas Kopsurat. Kedua rombongan yang mendaki melalui Pos Pertagas Pendakian Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan bertemu saat sama-sama menuju puncak Gunung Arjuno.

Keterangan yang dihimpun, para pendaki Unesa tersebut naik ke Gunung Arjuno dari Pos Tretes pada Senin (12/12/2016) pukul 11.50 WIB. Sedangkan pendaki asal Komunitas Kopsurat naik pada Selasa (13/12/2016) pagi. Mereka bertemu di jalan saat sama-sama menuju Puncak Gunung Arjuno. Namun, karena cuaca tidak mendukung, kedua rombongan ini memutuskan kembali turun, Selasa siang.

Saat perjalanan turun di bawah guyuran hujan, kilatan petir menyambar rombongan pendaki. Tiga orang pendaki tiba-tiba ambruk dan terkulai. Seorang di antaranya tidak bernyawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Bhakti Jati Permana mengungkapkan, sejak Selasa malam pihaknya bersama Tim SAR gabungan melakukan evakuasi ketiga korban. Proses evakuasi ini membutuhkan waktu yang relatif lama karena kendala medan yang sulit dan terjal.

“Tim SAR sudah menuju lokasi sejak Selasa malam. Mudah-mudahan cuaca cukup mendukung untuk proses evakuasi yang memakan waktu relatif lama,” kata Bhakti Jati Permana, Rabu (14/12/2016).

post-top-smn

Baca berita terkait