Saturday, 20 October 2018

Terkait Pembangunan ABCR Warga Datangi Kantor Desa Bangbanyang

post-top-smn

Warga Kampung Bangbayang mendatangi Kantor Desa Bangbayang terkait masalah Pembangunan Perumahan Alam Berkah Cicatih Residence (ABCR) yang berlokasi di Kampung Cicatih Rt 02/01 Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sukabumi, SMN – Warga Kampung Bangbayang mendatangi Kantor Desa Bangbayang terkait masalah Pembangunan Perumahan Alam Berkah Cicatih Residence (ABCR) yang berlokasi di Kampung Cicatih Rt 02/01 Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pembangunan Perumahan yang sedang berjalan ini didatangi warga karena dari awal dibangun hingga saat ini pihak Pembangunan Perumahan belum ada sosialisasi kepada warga setempat.

Warga yang datang ke Desa Bangbayang ini mempertanyakan ijin dan meminta kebijaksanaan dari pihak Pembangunan Perumahan ABCR terkait fasilitas jalan dan air.

Kepala Desa (Kades) Bangbayang Alo Suharyadi ketika ditemui diacara musyawarah bersama warga Desa Bangbayang mengatakan, “Disimak dan diperhatikan memang ini harus jadi uas, sebetulnya tadi dari pihak masyarakat sudah ada titik terang dan pertemuan ini tidak bisa memutuskan. Kami dari pihak Desa hanya menjadi penengah dan sebagai jembatan saja, hanya menyambungkan keinginan masyarakat kepada pihak perumahan, Ungkapnya.

“Pembangunan Perumahan ini semenjak dibangun belum ada sosialisasi dan belum ada ijin dari masyarakat setempat, jalan alternatif untuk memotong jalan ditutup, melewati jalan itu sekarang harus berputar, ditambah pembuangan limbah pembangunan dampaknya kepada warga. Ungkap salah satu warga Agus. M (46) kepada Wartawan SMN.

Sedangkan menurut aturan pembuatan dokumen amdal berdasarkan 3 dokumen, KA, ANDAL, RKL dan RPL, sedangkan pembuatan Dokumen Amdal harus ada keterlibatan masyarakat lingkungan.

Berdasarkan UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Pasal 36 ayat (1), 109, 104, 111 ayat (2)) Setiap Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki Amdal atau UKL- UPL wajib memiliki Izin Lingkungan.

Maka jika lokasi kegiatan yang direncanakan tidak sesuai, dokumen Amdal tidak dapat dinilai dan wajib dikembalikan kepada Pemrakarsa. (Fad)

 

post-top-smn

Baca berita terkait