Saturday, 15 December 2018

Terkait Kasus Bansos Ternak 2015, Wakil Ketua DPRD Jember Diperiksa Kejati

post-top-smn

JEMBER, SMN – Giliran Wakil Ketua DPRD Kabuoaten Jember, Ayub Junaedi dipanggil oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (11/7) siang lalu, terkait kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial (bansos) tahun 2015.

Yang sebelumnya, pihak Kejati telah menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Jember, Thoif Zamroni sebagai tersangka, sejak Pebruari 2018 lalu.

Thoif yang diketahui juga sebagai kader Partai Gerindra, juga sudah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tinggi Tipikor Propinsi Jawa Timur.

Ayub Junaedi kepada media mengaku dimintai keterangan sebagai saksi dari kasus yang telah merugikan negara Rp 33 milyar tersebut.

“Saya diperiksa hanya sebagai saksi, dimintai keterangan begitu saja, tidak terkait dengan kasus pak Thoif, dan sprindiknya berbeda, namun pastinya tentang hibah bansos 2015,” terangnya kepada wartawan.

Saat ditanya wartawan tentang apa saja yang ditanyakan oleh penyidik, Ayub menjawab hanya ditanya bagaimana prosesnya dan tidak spesifik.

Ayub juga mengaku kalau dirinya diperiksa sejak pukul 13:00 hingga 15:30 WIB di ruang penyidik Kejati Propinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung membenarkan bahwa pemanggilan Ayub Junaedi adalah sebagai saksi.

“Ya betul, penyidik Rabu (11/7) lalu, kami telah memeriksa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, atas nama Ayub Junaedi. Dan beliau kami mintai keterangan sebagai saksi pada kasus dugaan korupsi dana hibah bansos 2015 di Kabupaten Jember,” jelasnya.

Hal ini, menurut Richard merupakan pengembangan dari proses hukum yang sedang berjalan sebelumnya. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait