Tuesday, 23 October 2018

Tekan Laka, Polda Jatim Gelar Operasi Zebra Semeru 2016

post-top-smn
Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji

Surabaya, SMN -Kepolisian Daerah (Polda) dan Jajaran Polres Se Jawa Timur, Rabu (16/11) mulai menggelar operasi Zebra Semeru 2016 yang diadakan mulai tanggal 16 – 29 Nopember 2016. Operasi  ini ditandai dengan gelar upacara pasukan Direktorat lalu lintas (Ditlantas) yang dipimpin oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji dilapangan Mapolda Jatim, Rabu (16/11).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiaji ditemui usai gelar pasukan operasi Zebra semeru di Mapolda Jatim mengatakan, operasi zebra ini diselenggarakan dalam rangka cipta kondisi dalam mengamankan jelang Natal 2016 dan ahun baru 2017. Operasi Zebra Semeru melibatkan 2.653 personil jajaran Polda Jawa Timur.

“Tahun ini kita melaksanakan Operasi Zebra dengan penegakkan hukum. Tapi lebih banyak masalah edukasi, memberikan teguran-teguran. Kalau ada yang mengakibatkan fatalitas, baru kita tilang,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan, kepolisian akan terus berupaya menekan pelanggaran lalu lintas diantaranya dengan memberikan tindakan preventif, represif maupun edukasi kepada masyarakat.

“Mengenai zero accident, saya kira tidak bisa diprediksi. Karena, masalah kecelakaan lalu lintas bukan masalah kita. Karena orang lain pun juga bisa mengalami hal itu. Saya tidak mau menyatakan itu Zero Accident, karena saya tidak ingin mendahului kehendak Tuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, petugas disebar di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Operasi digelar hari ini sampai tanggal 29 November 2016. “Kami berharap dan mengimbau kepada masyarakat agar tetap tertib saat berlalu lintas di jalan raya,” ujar Kapolda Jatim didamping Direktur Lalu lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Ibnu Isticha.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Ibnu Isticha mengatakan tujuan operasi zebra semeru 2016 ini mengedepankan kegiatan penegakkan hukum disertai kegiatan preentif, preventif secara selektif prioritas untuk mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban kelancaran lalu lintas.

Target operasi Zebra Semeru diantaranya, pengemudi kendaraan bermotor yang di jalan umum maupun di jalan tol yang mengendarai kecepatan di atas 100 Km/jam. Juga pengguna jalan lainnya yang melanggar aturan lalu lintas. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kelengkapan kendaraan.

Juga pengguna yang tidak mengenakan helm SNI. Pengguna kendaraan yang berhenti disembarang tempat, mengemudkan kendaraan melawan arus, mengemudi di bahu jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengoperasikan handphone atau smartpohone saat berkendara, pengawalan perorangan, menyeberang jalan bukan pada tempatnya, parkir liar dan meminta sumbangan di jalan. “Kita akan melaksanakan kegiatan (operasi) di titik-titik atau ruas penggal jalan tertentu secara konsisten selama pelaksanaan operasi,” katanya.

Ia menambahkan, selama operasi, pihaknya juga akan menggandeng dari institusi lain seperti TNI maupun Dinas Perhubungan. “Operasi ini nanti juga dilaksanakan kampanye sosialisasi slogan keselamatan lalu lintas ke pelajar, ke anak muda, ke komunitas-komunitas (motor atau mobil),”ujarnya. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait