Wednesday, 20 June 2018

Tasyakuran Peringati HUT Kota Kraksaan

post-top-smn
Bupati Probolinggo didampingi Suami Drs.H.Hasan Aminuddin.Msi dan Wakil Bupati Drs. HA.Timbul Prihanjoko serta unsure Forkopinda saat memotong tumpeng pada acara tasyakuran.

Bupati Probolinggo didampingi Suami Drs.H.Hasan Aminuddin.Msi dan Wakil Bupati Drs. HA.Timbul Prihanjoko serta unsure Forkopinda saat memotong tumpeng pada acara tasyakuran.

Probolinggo, SMN – Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 tahun 2010 tanggal 5 Januari 2010, Kota Kraksaan ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akhirnya menetapkan tanggal tersebut sebagai HUT Kota Kraksaan yang diperingati setiap tahun.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kraksaan ke-7, sejumlah agenda telah dibuat oleh Pemkab Probolinggo. Salah satunya tasyakuran yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Kamis (5/1/2017).

Tasyakuran HUT Kota Kraksaan ke-7 ini dihadiri Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin MSi. Tampak pula Wakil Bupati Probolinggo Drs HA. Timbul Prihanjoko beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Hadir pula Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A. Suja’i, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Elfaurid Aguswantoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo HM. Nawi serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Drs.H.Hasan Aminuddin.Msi dalam sambutannya mengatakan bahwa Kota Kraksaan ini harus dijaga dengan baik. Diantaranya menjaga kebersihan yang lebih sulit dari pada membangun. Serta tertib terhadap peraturan perundang undangan, khususnya pada hari Jum’at mulai pukul 11 siang sampai selesainya sholat Jum’at para pedagang untuk tidak melakukan transaksi atau melayani pembeli.

“Pesan moral yang perlu disampaikan dan merupakan menyarankan kepada Camat Kraksaan untuk melakukan tindakan yakni jangan memberikan toleransi untuk mendirikan bangunan rumah atau bangunan lain di pinggir kali atau sungai,”

Bupati Probolinggo HJ.P.Tantriana Sari.SE mengatakan  selama 7 tahun terakhir, pemerintah daerah bersama Forkopimda telah bersama-sama berdiskusi dan melahirkan kebijakan, khususnya di bidang pembangunan di Kota Kraksaan. Terlebih MUI dan FKUB aktif memberikan masukan pemikiran demi perbaikan pembangunan di Kabupaten Probolinggo.

“Tidak ada persoalan yang tidak bisa dipecahkan kecuali dengan musyawarah mufakat lintas tupoksi dan lintas amanah. Sehingga permasalahan yang ada bisa bersama-sama diselesaikan. Begitu indahnya kebersamaan,”

Tasyakuran peringatan HUT Kota Kraksaan ke-7 sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tantri dan Wabup Timbul. Kegiatan ini diakhiri dengan makan nasi tumpeng bersama-sama. (edy)

post-top-smn

Baca berita terkait