Friday, 20 July 2018

Tanam Padi Massal Lewat Pembinaan Ketahanan Pangan

post-top-smn

Kediri, SMN – Kodim 0809/Kediri bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, mengadakan pembinaan ketahanan pangan, yang berlangsung di Desa Kunjang Kecamatan Kunjang. Pembinaan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Imam Widodo Santoso, Pabung Kodim Kediri Mayor Inf Didik Sugeng Kurniawan, Pasi Ter Kodim Kediri kapten Inf Warsito dan Danramil Kunjang kapten Inf M.Yunus, kamis (03/05/2018)

“Pelatihan tanam padi dengan cara manual tanpa alsintan (alat mesin pertanian) ada hal positifnya, terutama teknik dasar petani pada umumnya ketika melakukan aktifitas kesehariannya di sawah. Tanam padi adalah dasar utama petani kita menghasilkan produktifitas pertanian, karena teknik tanam padi yang bertul, sudah jelas akan menghasilkan produktifitas sesuai harapan,” ujar Mayor Inf Didik Sugeng Kurniawan.

Dinas Pertanian Kabupaten Kediri tidak sendirian, dalam pembinaan ini, PPL Pertanian se-Kecamatan Kunjang dan ketua Poktan (Kelompok Tani) se-Kecamatan Kunjang juga turut dilibatkan. Keterlibatan mereka ,untuk mendapingi anggota Kodim Kediri yang akan menjalani praktek lapangan dilahan seluas 2,8 hektar di Desa Kunjang.

“Kombinasi antara pelaku sektor pertanian ,dalam hal ini poktan ,dengan pelaku pembina sektor pertanian di desa-desa, dalam hal ini PPL, akan membantu mengarahkan dan menjelaskan ,kenapa harus begini ,kenapa harus begitu. Jadi praktek dengan teori sejajar, tidak condong teori saja, juga tidak terlalu condong ke praktek lapangan, semua seimbang,” ungkap Imam Widodo Santoso.

Terkait pembinaan ini dengan korelasi antara Kodim Kediri dan Dinas Pertanian, hal tersebut sudah dilakukan pembicaraan, terutama upaya Kodim Kediri menerjunkan Babinsanya untuk mendampingi poktan-poktan yang tersebar di seantero Kediri.

“Visi kedepan, kalau Babinsa tahu mana yang benar dan mana yang salah dalam tanam padi, otomatis ,ketika terjun kelapangan akan bisa sinkron, saat mereka berbaur dengan para petani di desa-desa,” jelas Kapten Inf Warsito.

post-top-smn

Baca berita terkait