Sunday, 27 May 2018

Tahun Depan, Dishub Surabaya Luncurkan Angkot AC

post-top-smn
Ilustrasi - Angkot

Ilustrasi – Angkot

Surabaya, SMN – Dishub Surabaya akan meluncurkan angkutan kota berpendingin ruangan atau air conditioner (AC) pada tahun 2017. Angkot AC ini juga lebih besar dengan kapasitas lebih banyak dari angkot biasanya, yakni kapasitas mencapai 16 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru di Surabaya, Senin (14/11) mengatakan, tahun 2017 akan mensterilkan angkot yang tidak layak jalan. Dengan begitu, semua transportasi umum akan didesain terpadu dengan moda transportasi lainnya.

“Pilot project-nya 1-2 trayek di tahun 2017, kami seleksi terlebih dahulu yang layak. Dan akan remajakan semua transportasi umum, termasuk Lyn nanti semua harus ber-AC. Kriteria operator juga harus yang profesional dan berbadan hukum,” ujarnya.

Menurut dia, Peremajaan angkutan umum itu akan berlaku secara menyeluruh. Tidak hanya angkot, bus-bus kota juga akan diremajakan seluruhnya. Tidak ada lagi angkutan umum tidak laik beroperasi di jalan raya di Kota Surabaya. Tekad Surabaya menjadikan sistem transportasi yang terintegrasi antarmoda akan segera terwujud. Apalagi saat ini sudah disiapkan anggaran khusus dari pusat untuk merealisasikan trem.

“Angkot ini nantinya kondisinya baru dan kapasitasnya lebih banyak dari yang sebelumnya. Dan sepanjang Jalan Merr (Middle East Ring Roa, red) nanti dikasih medium bus yang beroperasi disana,” jelasnya.

Tundjung menjelaskan, saat ini memang telah dibangun sistem transportasi yang bisa terkoneksi dengan moda lain. Ada feeder (pengisi) atau trunk  (bagasi) yang semua akan diintegrasikan sehingga saling terkoneksi. Namun Dishub masih akan menggelar sosialisasi itu kepada semua pelaku Transportasi dan para operator. Terutama menyangkut keberadaan mereka yang harus berbadan usaha. “Maka dari itu perlu kami seleksi dulu organisasinya jelas atau tidak,” paparnya.

Saat ini, katanya, ada 4.700 angkot yang beroperasi di Kota Surabaya. Secara keseluruhan angkot semuanya memberi layanan angkutan umum itu sejak puluhan tahun yang telah tersebar di 58 rute. Semua kendaraan diusahakan akan diganti armada baru.

Meski dilengkapi pendingin ruangan, Tundjung terangnya, nanti tarif angkutan umum ini tetap terjangkau bagi penggunanya. Nantinya, akan berlaku subsidi, namun sasaran yang paling mendesak adalah mengajak pemilik angkot sebagai operator harus berbadan hukum. “Bisa berupa koperasi atau yang lain. Kalau koperasi minimal harus beranggotakan 20 orang,” paparnya. (ris/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait