Monday, 18 February 2019

Tahun 2016, Ekonomi Jatim Tumbuh Lebih Cepat

post-top-smn

perkembangan-ekonomi

Surabaya, SMN – Dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2015, tahun ini ekonomi Jatim tumbuh lebih cepat. Hal itu diketahui dari persentase pertumbuhan ekonomi Jatim 2015 sebesar 5,44 persen dan semester I 2016 sudah mampu mencapai 5,55 persen. “Ekonomi kita tumbuh lebih cepat dan mampu menghasilkan nilai tambah bruto (NTB, red) sebesar Rp 1.689 triliun di 2015 dan Rp 903 di semester I 2016. Ini kontribusi nyata dari rakyat Jatim yang mencapai 60 persen lebih dari sebagian besar dihasilkan oleh segmen UMKM mencapai 54,98 persen,” kata Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo saat puncak peringatan Hari Jadi Prvinsi Jatim di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (12/10). Menurutnya, sektor UMKM menjadi kekuatan fundamental ekonomi saat ini. “UMKM tidak hanya menjadi produsen dominan PDRB Jatim tapi juga kontributor utama faktor pembentuk ekonomi,” tegasnya. Tak hanya di bidang investasi, UMKM dianggapnya sebagai pealku yang mampu memberikan capital inflow dominan bagi Jatim dalam mewujudkan surplus perdagangan antar pulau. Tahun 2015 perdagangan antar pulau Jatim mencapai Rp 99,83 triliun dan semester I 2016 sudah mencapai Rp 50,8 triliun. Sedangkan net ekspor luar negeri 2015 mengalami defisit Rp 72,27 triliun dan semester I 2016 juga defisit Rp 6,83 triliun. Kendati demikian, total surplus perdagangan Jatim mencapai Rp 27,56 triliun di 2015 dan Rp 43,97 triliun di semester I 2016. Selain itu, kata Pakde Karwo, indikasi inklusivitas percepatan pertumbuhan ekonomi juga berkorelasi terhadap penurunan kemiskinan di Jatim. Dari September 2015 sebesar 12,28 persen menjadi 12,05 persen pada Maret 2016. (afr/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait