Wednesday, 15 August 2018

Susduk Keuangan Disahkan, Mobil Dinas Dewan Dikembalikan

post-top-smn
Mobil Dinas yang dikembalikan ke DPRD dan sedang dinventarisir

Mobil Dinas yang dikembalikan ke DPRD dan sedang dinventarisir

Ngawi, SMN – Sehari setelah peraturan daerah mengenai susunan keuangan pimpinan dan anggota DPRD, mobil-mobil dinas pun kembali memenuhi halaman gedung DPRD Ngawi. Rabu, 16 Agustus lalu, seusai Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan dari Presiden, petugas sekretariat DPRD Ngawi segera melakukan inventarisasi atas mobdin-mobdin yang bila ditotal jumlahnya mencapai lebih 30 unit tersebut. “Selama ini kan digunakan untuk operasional kepentingan komisi, fraksi dan alat kelengkapan,” ujar Sekretaris DPRD Ngawi, Tri Pudjo Handono.

Mobdin-mobdin ber-CC 2000 itu rapi terparkir di halaman gedung DPRD dan selanjutnya akan diserahkan ke Pemkab Ngawi. Pengembalian mobdin itu sebagai akibat dari adanya perda tentang Susduk Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD, di dalam perda tersebut menyebutkan tentang hak anggota mendapatkan dana tunjangan trasport. Pengembalian mobdin agar mereka tidan menggunakan dana pemerintah secara ganda. “Tunjangan transportasi berupa dana untuk anggota sementara ketua dan wakil ketua tetap disupport dengan mobil dinas penuh seara 2500 cc,” kata Tripudjo.

Aturan terbaru mengenai susduk keuangan pimpinan dan anggota DPRD itu juga terkait berubahnya dana kegiatan reses menjadi tunjangan reses. Demikian juga dengan adanya hak tunjangan transport untuk anggota DPRD. Besarnya kenaikan sesuai Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) yang dihitung berdasar realisasi anggaran 2 tahun sebelumnya. “Merujuk pada aturan itu KKD Ngawi terstandar sedang, sehingga besar tunjangan adalah 5 x uang representasi,” kata Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko.

Besar tunjangan transportasi untuk anggota DPRD sendiri masih menunggu kajian yang dilakukan pihak ketiga. Namun diperkirakan, dengan perubahan aturan ini, setiap anggoat DPRD Ngawi bisa menerima penambahan penghasilan sampai dengan Rp 14 juta per orang. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait