Monday, 22 October 2018

Sumur Bor Air Tanah Jember, Salah Satu Dari Ratusan Yang Ada Di Indonesia

post-top-smn

Jember, SMN – Sabtu (7/4) pagi tadi, sumur bor air tanah Di Kabupaten Jember yang diresmikan Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan, adalah salah satu dari ratusan sumur bor air tanah yang dibangun oleh Badan Geologi Kementrian ESDM di Indonesia.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa sumur bor itu dibangun Badan Geologi Kementrian ESDM pada tahun 2017 lalu untuk di wilayah Propinsi Jatim lebih tepatnya di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Propinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM RI, Rudy Suhendar mengatakan, bahwa pembangunan sumur bor air tanah ini dilakukan pada tahun 2017 lalu.

“Kami pihak Geologi sudah membangun 53 sumur bor di seluruh Propinsi Jawa Timur dan peresmiannya dipusatkan di Jember ini,” kata Suhendar kepada sejumlah media tadi siang.

Pembangunan sumur bor bawah tanah, kata Suhendar secara keseluruhan se Indonesia yang dibangun oleh Badan Geologi terdapat 250 sumur.

“Saat ini yang sudah terealisasi sekitar 237 diseluruh Indonesia, termasuk 53 yang di Jatim,” ujar Suhendar menambahkan.

Di Jawa Timur, kata Suhendar dari ke 53 sumur bor air tanah itu tersebar di 18 kabupaten dan kota. Dimana Kabupaten Pamekasan mendapat kuota terbanyak yaitu 10 sumur bor, dan Jember urutan kedua dengan 7 sumur bor.

Suhendar menambahkan, bahwa pembangunan sumur bor air tanah ini untuk pengentasan daerah sulit air, dimana satu sumur yang memiliki kedalaman 125 meter ini mampu melayani 2000 jiwa, dengan produksi rata rata 2 liter per detiknya.

Sementara itu, Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa program pengentasan daerah sulit air ini mendapat dukungan Komisi VII DPR RI dan merupakan program Nawacita pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yaitu pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Program pembangunan sumur bor air tanah ini sudah di dukung oleh Komisi VII DPR RI yang merupakan mitra kerja Kementerian ESDM dengan menggunakan APBN, serta bagian dari program Nawacita Presiden Jokowi yang menginginkan pembangunan langsung memyentuh masyarakat,” jelas mantan Menteri Perhubungan ini.

Bupati Jember, dr. Hj Faida MMR yang hadir pada acara ini juga mengucapkan terima kasih atas pembangunan sumur bor air tanah dari APBN, dimana hal ini akan membantu mempercepat pembangunan daerah.

“Pembangunan sumur bor ini dari APBN, ada juga pembangunan yang di danai dari APBD Propinsi, maupun APBD Kabupaten, nanti yang belum mendapat pembangunan dari dana APBN akan diupayakan dari anggaran APBD Propinsi maupun APBD Kabupaten,” kata Faida dalam kesempatan tersebut.

Tidak luput hadir pada acara ini, antara lain Forkopimda Jember, Anggota DPR RI Komisi VII dari Dapil Jember Lumajang, Bambang Hariyadi, serta sejumlah pejabat kementerian ESDM. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait