Sunday, 16 December 2018

SMN Gathering 2018, Agar Terjalin Kebersamaan Antar Wartawan

post-top-smn

PASURUAN, SMN – PT Suara Media Nasional (SMN) mengelar media gathering dengan sejumlah wartawannya di salah satu hotel di Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jatim, selama 2 hari, Rabu-Kamis (27-28/6) kemarin.

Hal ini menurut Pimpinan Redaksi SMN, Kanti Wiyoto dilakukan untuk menjalin silaturahmi agar sesama wartawan, pengurus redaksi dan pengurus perusahaan bisa semakin akrab lagi.

“Terima kasih kepada sejumlah wartawan yang hadir atas kerjasama yang telah dibangun selama ini demi membesarkan perusahaan secara bersama-sama,” katanya waktu membuka acara tersebut.

Menurut dia, selama ini selalu bertemu dengan wartawannya hanya melalui pesan atau telpon  WA saja. Oleh karena itu dengan adanya gathering dengan suasana yang lebih santai, keakraban akan semakin erat terjalin.

“Terima kasih kepada wartawan juga staf redaksi dan staf perusahaan SMN yang telah memberikan kontribusi berita selama ini,” ungkapnya.

SMN ke depan akan terus meningkatkan kinerja dengan mengembangkan militansi kepada seluruh wartawan dan staf redaksi dan staf perusahaan, melalui nilai-nilai kearifan lokal, yaitu dengan menggelorakan semangat kebersamaan.

“Sebab dengan semangat tersebut diharapkan kinerja semakin meningkat dan sehingga ikut membantu pembangunan di daerahnya masing-masing,” paparnya kembali.

Rochimawati, yang akrab dipanggil Atiek, dari wartawan biro Lumajang, mengungkapkan selama ini SMN sudah memberikan rejeki dan memberikan sharing dengan terbuka.

“Dari sini SMN dapat lebih dikenal  masyarakat, dan atas paparan tersebut, wartawan juga mengetahui kondisi kinerja dari redaksi dan perusahaan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan redaksi, pimpinan perusahaan, admin, layouter, dan beberapa wartawan biro daerah di wilayah Jawa Timur.

Dalam kegiatan yang di kemas dengan berbagai acara seperti fun game yang dibagi beberapa kelompok wartawan daerah yang berbaur, semakin seru dan penuh keakraban karena masing-masing kelompok memakai kaos yang sama berwarna merah yang berarti berani.

“Sesama wartawan saling bahu-membahu menunjukkan sportivitas, agar tak kalah dalam salah satu permainan,” lanjut Atiek.

Saat fun game pertama, dikatakan Atiek dimulai dengan dipandu dari panitia dari outbond, kelucuan-kelucuan mulai awal pemanasan terus terjadi dari mulai gerakan dan canda tawa berbaur jadi satu.

Menunjukan lebih akrab antara wartawan yang satu dengan wartawan yang lainnya mulai muncul.

“Tak jarang mereka diminta lebih konsentrasi, namanya refresing tetap saja tak serius. Bahkan kalau ada yang salah baik dari pihak wartawan yabg satu dengan lainnya, malah lebih ramai saling olok sehingga menimbulkan canda tawa,” bebernya.

”Permainannya seperti tentara yang sedang perang sungguhan, saya menikmati permainan ini,” ucapnya.

Acara refreshing yang dikemas dengan halal bi halal sebagai ajang silaturahmi untuk saling mengakrabkan diri. Kegiatan ini, ternyata bisa mengendorkan dan meregangkan kelelahan rutinitas kerja kita sehari-hari. Keakraban ini akan terus kita jalin, agar bisa terus bersinergi.

”Acara ini kami meminta agenda rutin tiap tahun. Wartawan itu bertugas sebagai kontrol sosial harus berjalan sesuai fungsi, itu dilakukan demi untuk kesejahteraan masyarakat dan tetap menjunjung kode etik jurnalistik,” pungkasnya. (tim)

post-top-smn

Baca berita terkait