Sunday, 18 November 2018

SMKN I Paron Gaduh Menyangkut Mutasi Kasek

post-top-smn
Pertemuan antara Komisi II DPRD Ngawi dengan guru-guru SMKN I Paron

Pertemuan antara Komisi II DPRD Ngawi dengan guru-guru SMKN I Paron

Ngawi, SMN – SMKN I Paron kembali membuat gaduh. Kali ini menyoal mutasi kepala SMKN I Paron. Kepala SMKN I Paron yang baru,  yakni Bambang Suparmadi, tak bisa segera masuk ke ruangan karena dikunci oleh Kepala SMKN I Paron sebelumnya berinisial JH. Ada kesan, JH menolak dipindah, dengan dalih belum ada SK mutasi yang definitif. “Saya sendiri tidak tahu apa motifnya, saya kan hanya menunaikan tugas yang diberikan Dinas Pendidikan,” ujar Bambang Suparmadi.

Kegaduhan di SMKN I Paron pun memantik rasa penasaran Komisi II DPRD Ngawi yang segera melakukan tinjauan ke lokasi.  Komisi II DPRD Ngawi langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah kejuruan yang berada di Desa Gentong, Kecamatan Paron tersebut, Senin, 13 Januari 2017. “SMA dan SMK memang sudah ada dalam kewenangan Dinas Pendidikan di provinsi, namun kami sidak sebab prihatin dengan nasib anak muridnya, nota bene mereka warga masyarakat Ngawi,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Ngawi, Khoirul Anam Mukmin.

Anam dan para anggota Komisi II juga menagkap kesan, ada keengganan dari JH, inisial Kepala SMKN I Paron sebelumnya. “Aneh saja, ada kepala SMK kok tidk bersedia dipindah,” ujar Anam.

Keanehan dan kehebohan di sekolah ini juga bertambah karena sebelum dewan datang, ruang kepala sekolah ternyata dikunci sedangkan JH tidak bisa dihubungi. Alhasil, Bambang Suparmadi, tidak mampu masuk dalam ruang kerja barunya. Bahkan sampai minggu ketiga Januari, tidak ada belum ada serah terima jabatan, laiknya pergantian kepala sekolah di lembaga-lembaga lain. “Padahal setelah ada SK mutasi, ya diikuti dengan pindahnya pegawai bersangkutan,” ujar Anam.

SMKN I Paron beberapa kali dirundung masalah bahkan yang terbaru adanya dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru  terhadap murid.  Seperti diketahui Bambang Suparmadi ditunjuk sebagai Kasek SMKN 1 Paron mendasar Surat Perintah Tugas (SPT) dengan nomor : 094/017/101.6.18/2017 yang dikeluarkan oleh Supardi sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Ngawi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tertanggal 19 Januari 2017. Tentunya keputusan tersebut sebagai tindak lanjut dari salinan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 821.2/2153/212/2016 tertanggal 30 Desember 2016. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait