Sunday, 16 December 2018

SIDANG OTT KPK DI TIPIKOR JUANDA MENGARAH KE TERSANGKA BARU

post-top-smn
IMG-20170919-WA0002
Mojokerto, SMN – Sidang lanjutan operasi tangkap tangan ( OTT) tersangka Wiwid, Purnomo, Umar Faruq yang digelar hari selasa (19 /09 /2017) di gedung tipikor juanda yang di mulai jam 10.00 wib menghadirkan beberapa saksi diantaranya Subambeantoro Kadispora kota, Helmi kabib saspras bapeko kota juga 4 anggota dewan diantaranya dari partai PPP. Dalam kesaksian mereka dicerca dengan berbagai pertanyaan yang diluncurkan, akhirnya dari beberapa saksi mengaku, hingga mempermudah bagi Jaksa KPK untuk mengembangkan kasus OTT yang sekarang terus mencari bukti lain sebagai bahan bukti untuk bisa memunculkan tersangka baru.
Menurut keterangan Jaksa KPK Subari SH” keterangan Umar faruq ini sendiri didukung oleh rekan satu fraksinya, selain itu ada anggota fraksi PPP juga mendukung keterangannya, sejauh ini mendukung untuk pembuktian terdakwa Wiwid. Untuk keterangan bu fironika, dia mengelak asal usul uang tersebut kaitannya dengan jasmas atau pundi pundi, dia mengelak tidak tau itu uang apa, keterangan itu sesuai dengan BHP” tuturnya.
” penekanan di Walikota dakwaan di dakwakan bersama sama, kita lihat fakta keterangan di saksi saksi tadi adanya pertemuan pimpinan dewan dan walikota dengan persetujuan uang berkaitan pundi pundi dan itu sendiri ” paparnya.
Subari juga menerangkan” saya kira tanpa persetujuan walikota pak Wiwid gak berani gitu saja mencairkan untuk para anggota dewan. ” untuk triwulan itu ada cuma belum, menurut saksi saksi tadi yang di realisasinya itu belum Sampai uang triwulan, masih jasmas, yang masih tanggung jawab saya kata Wiwid”  jelasnya.
Didalam pengembangan kasus Subari menjelaskan ” rasa rasanya tunggu kalau sudah lengkap dua alat bukti, ya tentunya ada tersangka baru. Menyangkut alat bukti” dalam keterangan alat bukti untuk sementara ini, dari keterangan Umar Faruq kalau itu, di dukung oleh keterangan unsur pimpinan yang lainnya, saya kira merupakan satu alat bukti keterangan saksi, dan kita carikan alat bukti lainnya seperti, apakah ada,  rekaman komunikasi seperti itu” katanya.
Untuk menentukan munculnya tersangka baru masih prematur, karena didalam sidang OTT KPK di gedung tipikor juanda yang digelar baru satu pimpinan yang dihadirkan. Oleh karena itu pihak Jaksa KPK belum bisa menjawab dan menunggu sidang lanjutan. ( ful)
post-top-smn

Baca berita terkait