Monday, 23 July 2018

Setelah Terpilih Menjadi Bupati, Thoriqul Haq Menyatakan Tidak Ada Menang Kalah

post-top-smn

 

Bupati terpilih, Thoriqul Haq dan Bunda Indah, saat halal bihalal diradio semeru.

 

LUMAJANG, SMN – Silaturahmi dan halal bihalal yang diadakan Radio Semeru Permai pada minggu (8/7) lalu, Bupati terpilih Thoriqul Haq, mengatakan jika tahapan Pilkada telah usai, dan dilaksanakan secara aman dan damai pada (27/6) lalu. Tinggal menunggu penetapan untuk sah menjadi Bupati.

Menurut Calon Bupati (sebelum penetapan – Red) Lumajang, H Thoriqul Haq M.ML yang mendapatkan perolehan suara tertinggi pada perhitungan cepat beberapa lembaga survey,  mengatakan jika semua ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat, dari pasangan calon (paslon) nomor satu ini.

“Secara pribadi, saya dan Bunda Indah Masdar,  menghaturkan banyak terima kasih kepada seluruh relawan, simpatisan dan tim pemenangan yang telah bekerja keras, berkonsolidasi menyapa masyarakat Lumajang,” ujarnya.

Menurut Thoriqul, saat ini yang  terpenting adalah kembali menyapa masyarakat, menyatukan perbedaan, sekaligus menyampaikan kepada semua masyarakat Lumajang, bahwa tidak ada yang menang dan kalah.

“Yang terpenting saat ini adalah harapan bersama untuk membangun, demi kemajuan Lumajang yang lebih nyata,” bebernya.

Rasa hormat Cak Thoriq dan Bunda Indah juga disampaikan kepada seluruh tim pemenangan dari relawan Kyai As’at Malik – Bang Thoriq Alkatiri dan juga kepada relawan Abah Rofik – Pak Nurul Huda, atas kebersamaan dalam ikhtiar demi mengabdi kepada masyarakat Lumajang.

“Atas nama pribadi, saya dan Bunda Indah, serta seluruh tim dan relawan, memohon maaf, jika selama sekian waktu, dan selama proses dalam pilkada ini, menjadikan beberapa hal yang di rasa kurang berkenan,”imbuhnya.

Cak Thoriq dan Bunda Indah, menyapa pasangan Kyai Asat – Bang Thoriq,  dan juga Abah Rofik –  Pak Nurul, sebagai  sebuah rasa ta’dzim, karena selama sekian waktu menjadi sesama pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati  Lumajang.

“Saya dan Bunda Indah memohon maaf bila dalam tahapan pilkada ini ada yang tidak dikehendaki baik dalam langkah maupun tutur kata, argumentasi yang saya lakukan bersama Bunda Indah. Semua itu, bagian dari tahapan kita bersama untuk ikhtiar berkhidmat kepada masyarakat Lumajang. Saya dan Bunda Indah, masih perlu saran dan nasehat untuk bersama sama menyatukan visi dan misi kami, untuk dibuktikan  kepada masyarakat Lumajang,” ujarnya lagi.

Menurut Cak Thoriq, sebuah kebersamaan yang indah harus terus dibangun, bersatu kembali menjadi masyarakat Lumajang yang memiliki cita – cita dan harapan untuk Lumajang yang lebih baik.

“Tidak ada yang menang dan kalah dalam Pilkada ini, tapi yang terpenting adalah bagaimana membangun Lumajang secara bersama – sama, untuk Lumajang lebih baik dan bermartabat,” pungkasnya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait