Thursday, 16 August 2018

Sepekan ini Jadi Pertaruhan Bacaleg yang Tidak Lengkap Persyaratannya

post-top-smn

Lumajang, SMN – KPU Lumajang sudah menyerahkan berkas bacaleg pada 16 parpol , pada tanggal 20 Juli kemarin. Semua hasil verifikasi awal telah dilist dan kekurangannya telah disampaikan ke bacaleg, lewat parpolnya masing-masing.

Ada lebih dari 70 persen Bacaleg yang belum memenuhi syarat. Dan saat ini sudah masuk masa perbaikan,  hingga tanggal 31 Juli.

Seperti diketahui, bahwa syarat bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) sudah diverifikasi awal. Hasilnya, hanya 30 persen dari 593 yang memenuhi syarat. Sisanya belum beres. Sisa waktu sepekan ini bakal jadi pertaruhan bacaleg. Jika tidak lengkap, KPU akan mencoret tanpa pandang bulu.

Sejak diserahkan ke parpol untuk dibenahi, KPU mulai menganalisa kondisi yang terjadi saat ini. Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyab SE menegaskan KPU Lumajang tidak akan main-main. Jika syaratnya tidak lengkap, ancamannya adalah pencoretan pendaftaran bacaleg.

“KPU  enggan memberikan toleransi lagi, sebab, sudah ada tahapan yang diatur dalam PKPU 20 tahun 2018, tentang pencalonan. Dan masa perbaikan ini merupakan toleransi yang sudah menjadi ketentuan di tahapan pemilu,” katanya.

Berpijak pada aturan tersebut, lima komisioner KPU Lumajang bertekad untuk mentaati semua aturan yang ditetapkan.

“Jangan main-main dengan aturan yang ada, karena KPU tidak akan membuka kran untuk bermain dalam tahapan,” tambahnya.

Jika ada satu saja syarat administratif calon yang tidak terpenuhi, maka tidak bisa dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Konsekwensinya, KPU akan menegaskan dan mengelompokkan pada kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dan sudah barang tentu akan menerima risiko berat.

Sejauh ini KPU banyak menerima masukan yang menanyakan syarat administrasi calon bacaleg. Namun tidak ada negosiasi. Semua berdasarkan ketentuan dan konsultasi resmi.
Pastinya pencoretan tidak bisa dihindari jika tidak memenuhi syarat.

Pada Awalnya memang tidak difahami semua pihak, terkait risiko pencoretan ini. Namun, setelah dianalisa KPU terkait aturan tersebut, baru semua menyadari.

Sebab, dalam PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan itu,  pasal 20 ayat 1, berbunyi: Bahwa KPU memverifikasi selama 7 hari setelah perbaikan. Ayat 2, berbunyi, dalam hasil verifikasi parpol yang tidak memenuhi syarat bakal calon, KPU kabupaten/kota akan mencoret nama yang tidak memenuhi syarat tersebut.

“Pada akhirnya semua akan dituangkan dalam form BA HP. Perbaikan dan lampirannya di berkas administratif,” katanya.

Dengan demikian, maka 70 persen dari 593 Bacaleg yang tidak memenuhi syarat sebanyak 416 bacaleg. Sebab, 70 persen inilah yang sampai sekarang belum jelas pemenuhan syarat administrasinya. Jumlah 416 inilah yang terancam dicoret. Karena belum ada satupun yang merampungkan perbaikan dan menyetorkan ke KPU Lumajang pada verifikasi awal ini. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait