Monday, 22 October 2018

Semburan Air Diduga Bercampur Gas Menjulang Puluhan Meter di Sidolaju Hebohkan Warga Ngawi, Diberi Police Line

post-top-smn

Ngawi, SMN – Suasana libur Minggu pagi (5/8) di Dusun Weru, Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren, tiba-tiba terpecah dengan  teriakan panik dari Mujianto, salah satu pemilik sawah di desa tersebut. Mujianto pagi itu menyalakan pompa air sawahnya. Namun air menyembur tinggi hingga menjebol penutup sumur pompa. “Saya langsung lari mematikan panel untuk nyala matinya air itu, tetapi air masih saja tersembur keluar,” ungkapnya.

Walaupun rumahnya di Pelangkidul Kecamatan Kedunggalar namun Mujianto memiliki sawah di Widodaren. Saat musim kemarau seperti sekarang, salah satu andalan petani dalam memenuhi kebutuhan air persawahannya adalah memompa air dari bawah tanah. Sumur pompa itu sendiri dinyalakan dengan listrik. “Setelah dinyalakan dan air menyembur tinggi hinga puluhan meter itu, saya lapor ke perangkkat desa. Masalahnya, ditunggu hingga beberapa saat juga tidak kunjung surut semburan airnya,” ungkap Mujianto.

Kejadian air menyembur tinggi ini, menarik perhatian warga. Mereka berbondong-bondong datang ke sawah Mujianto untuk melihat fenomena tersebut. “Kami hanya penasaran, apalagi katanya semburannya tinggi dan terjadi mendadak,” ujar Luluk Cahyani, warga Widodaren.

Adanya bau gas yang tercampur dalam semburan air menjadi salah satu kewaspadaan. Polisi pun turun tangan dan memasang garis polisi (police line). “Kami himbau agar warga tidak menyalakan api di dekat sumber semburan karena dikhawatirkan adanya gas,” ujar AKP Juwair, Kapolsek Widodaren.

Dalam radius melingkar sekitar 25 meter dari lokasi semburan garis polisi dipasang agar pengunjung hanya bisa melihat dari jarak jauh. Beberapa tahun lalu, ada sumber air berbau gas yang kemudian terbakar saat terpantik api. Kebiasaan warga membuat sumur hingga kedalaman di atas 100 meter juga memicu gas ikut tersembur.

Sampai hari Senin  (6/8) semburan air yang diduga bercampur gas ini tetap keluar dengan ketinggian antara 25-30 meter. Polisi pun masih berjaga di sekitar pusat semburan air dan belum bisa dipastikan kapan semburan akan berhenti. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait