Sunday, 22 July 2018

Sekretaris DPD Gema Nusantara Anti Narkoba (Gentara) Sumut, Ohiruddin Lubis, “Ada Udang Di Balik Peyek” Kinerja BNNP Sumut dan Polrestabes Medan

post-top-smn
raZIA
Medan, SMN – Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan (IMA-TABAGSEL) dan Aliansi Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (AMB TABAGSEL) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Jalan Williem Iskandar, Jumat (27/10).
Dalam aksi unjuk rasa tersebut menyatakan sikap kepada BNNP Sumatera Utara agar melakukan pemeriksaan, penahanan pria yang diduga Ketua DPRD Padang Lawas (Palas) dan kedua temannya. Karena keduanya telah positif mengomsumsi narkotika dan terjaring razia di tempat hiburan malam.
Meminta ketegasan dari BNN yang sudah berhasil mengamankan 81 orang yang positif mengonsumsi narkotika. Tetapi kenapa ketua DPRD dan rekannya lolos dari proses hukum, hingga kini bebas menghirup udara di Palas.
“Rehabilitasi terhadap Ketua DPRD, Sekwan dan Staff  hanya akal  akalan belak. Sebab, mereka saat ini telah menghirup udara bebas. Padahal, hasil tes urine, mereka bertiga positif mengkonsumsi amphetamine,” kata Kennedi Siregar, koordinator aksi dalam orasinya.
Padahal, mereka positif menggunakan narkoba oleh pihak Kepolisian dan BNN. Oleh sebab itu, “Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan (IMA-TABAGSEL) dan Aliansi Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (AMB TABAGSEL) melakukan protes dengan menggelar unjuk rasa,” kesalnya yang mengaku kecewa atas penindakan kasus narkoba di Sumatera Utara.
Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Brigjen Andi Loedianto menanggapi tuntuan demo  aliansi mahasiswa terkait ‘tangkap lepas’ Ketua DPRD Padang Lawas (Palas), Syahwil Nasution  dan Sekwan Padang Lawas, Panguhum Nasution dan Kasubbag Humas dan Protokol DPRD Palas, Rikmad, yang terjaring narkoba di lokasi hiburan malam. Seperti di ketahui, ketiga pejabat, bersama 81 pengunjung positif mengonsumsi narkotika.
“Saya membenarkan bahwa ketua DPRD Palas, Sekwan dan Kasubbag Humas dan Protokol DPRD Palas terjaring dan positif mengkonsumsi narkotika. Ketiganya dibawa ke BNNP Sumut untuk menjalani assesmen, namun untuk mengangkat menjadi tindak pidana tidak bisa dikarenakan tidak ada barang bukti. sehingga ketiganya di pulangkan ke keluarganya supaya dilakukan rehab berjalan dan sudah sesuai administtasi serta ada berita acara terkait rehap tersebut,” ujarnya kepada perwakilan aliansi di dalam gedung BNNP Sumut.
Sementara itu di tempat yang berbeda, Ohiruddin Lubis selaku Sekretaris DPD Sumut Gema Nusantara Anti Narkoba (Gentara) yang berada di kantor Perwakilan Sumut Suara Media Nasional, Jumat (27/10), menyikapi hal tersebut, menyayangkan hal itu terjadi, Ketua DPRD Palas, Syahwil Nasution bersama Sekwan H Panguhum Nasution dan Kasubbag Humas dan Protokol DPRD Palas, Rikmad yang terjaring razia narkoba di Diskotik Delta Jalan Juanda Medan dapat menghirup udara bebas (dilepaskan) setelah ditangkap Polrestabes Medan dan diserahkan ke Kantor BNNP Sumatera Utara dan dinyatakan positif pemakai narkoba. Saya merasa ada kecurigaan terhadap kasus ini, “ada udang di balik peyek” atas kinerja BNNP Sumatera Utara dan Polrestabes Medan dalam pemberantasan narkotika ini, ungkap Lubis.
Seharus pihak BNNP Sumatera Utara harus teliti dalam memeriksa Ketua DPRD Palas tersebut dan harus memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. “Jika memang terbukti positif menggunakan narkoba maka BNNP Sumatera Utara, seharusnya memproses dan memberikan sanksi tegas sesuai dengan hukum yang berlaku mengingat jabatan yang diembannya, jika tidak terbukti maka sebaiknya BNNP Sumatera Utara memulangkan beliau,” ujarnya Ohiruddin Lubis yang juga Kordinator Sumut Suara Media Nasional.
Ditambahkan, Ohiruddin Lubis meminta kepada BNNP Sumatera Utara dan Polrestabes Medan tegakkan hukum yang seadil adilnya dan tidak tumpul keatas. “Dan para pejabat atau pemimpin yang menjalankan roda pemerintahan harus bersih dari narkoba, pemerintahan tidak akan berjalan baik jika yang memimpin masih kedapatan mengkonsumsi narkoba,” katanya. Lanjut, Ohiruddin Lubis meminta kepada partai yang mengusungnya segera mencopot Ketua DPRD Palas dari jabatannya, karena dinilai telah mencoreng nama baik partai,” ungkap Ohiruddin Lubis mengkahirinya. (Tengku Denny Irfansyah)
post-top-smn

Baca berita terkait