Wednesday, 17 October 2018

Sekdaprov Sukardi Apresiasi AII

post-top-smn

Dr. H. Akhmad Sukardi, MM Selaku Setda Prov Jatim Berikan Cinderamata Pada Assoc Prof Greg Fealy Ketua KAIAI Pada Acara Lembaga Institut Australia Di Kantor Gubernur Jatim

Surabaya, SMN – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sukardi memberi apresiasi kepada The Australia-Indonesia Institute (AII). Ini karena banyak program kerjasama antara pemerintah dengan AII yang telah berjalan dengan sukses, khususnya kerjasama di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendidikan.

Apresiasi itu disampaikan Sukardi saat menerima delegasi AII di Ruang Kerja Sekdaprov Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Senin (7/5) pagi.

Sukardi mengatakan, salah satu contoh kerjasama antara AII dan Indonesia dalam bidang pendidikan adalah program Australia–Indonesia Bridge Program, dimana program ini menghubungkan guru dan siswa dari kedua negara untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman bahasa dan budaya dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Di Jawa Timur, lanjut Sukardi, terdapat 18 sekolah dan madrasah yang telah mengikuti Bridge Program sejak tahun 2009, bahkan hingga saat ini masih aktif berkomunikasi dengan sekolah mitranya di Australia. Selain Bridge Program, Jatim juga memiliki program pengiriman santri ke Australia sejak tahun 2005.

Program tersebut, tambahnya, berada dibawah kerjasama Sister Province/State Jatim–Australia Barat. Awalnya, program ini merupakan upaya melawan image negatif tentang pondok pesantren yang dianggap sebagai sarang teroris. Santri dikirim ke Australia Barat agar berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga timbul rasa saling memahami, yang pada akhirnya bisa mengurangi resistensi masyarakat Barat terhadap ponpes.

“Seiring dengan berkurangnya image negatif tentang ponpes, maka tujuan pengiriman santri ke Australia Barat berkembang menjadi peningkatan SDM dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki Australia Barat, yakni melalui pelatihan bidang pertanian dan peternakan,” tambahnya.

Melihat suksesnya program-program tersebut, Pemprov Jatim terus membuka kesempatan bagi AII untuk melaksanakan programnya di Jatim, khususnya di bidang pendidikan dan SDM. “Kami sangat senang dengan kerjasama-kerjasama dalam rangka peningaktan SDM, khususnya pendidikan vokasional” ujar Sukardi.

Sukardi menambahkan, pendidikan vokasional merupakan salah satu fokus pembangunan pemerintah di bidang SDM. “Kedepan, target komposisi sekolah menengah keatas kami adalah 70% SMK dan 30% SMA, agar lulusan SMK nanti punya keterampilan dan bisa langsung terjun bekerja” katanya.

Dalam sambutannya, Ketua AII, Prof. Greg Fealy mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan hubungan di bidang pendidikan, kultural, budaya dan kesenian dengan Jatim. “Kami melihat ada banyak kesempatan untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang tersebut antara Australia dan Jatim, saya antusias dengan misi ini” katanya.

Dalam kesempatan ini, Prof. Greg membawa rombongan dari AII, mereka adalah Ms Astrid Vasile, yang merupakan praktisi bangunan teregistrasi yang berkualifikasi di Australia, dan saat ini menjadi CEO di GV Constructions (Australia Barat), Ms Lydia Santoso, seorang senior associate di Nicholas George Lawyers dan mantan Presiden the NSW chapter of the Australia Indonesia Business Council, dan Mr Andrew Ross, yang mrupakan Artistic Director untuk acara Darwin Festival 2014, dan menjadi Direktur Brisbane Powerhouse dari tahun 2003 hingga 2013.

Hadir dalam kesempatan ini, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekdaprov Jatim, Fattah Jasin, Kepala Dispora Jatim, Supratomo, dan Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim, Himawan.

 

post-top-smn

Baca berita terkait