Tuesday, 16 October 2018

Sehatkan Anak Indonesia, Perwosi Jatim Gelar Sosialisasi SBAI

post-top-smn
Ketua Perwosi Prov Jatim Fatma Saifullah Yusuf buka sosialisasi senam bugar anak indonesia di islamic center selasa pagi

Ketua Perwosi Prov Jatim Fatma Saifullah Yusuf buka sosialisasi senam bugar anak indonesia di islamic center selasa pagi

Surabaya, SMN – Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kebugaran anak-anak Indoneisa Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jatim menggelar sosialisasi Senam Bugar Anak Indonesia (SBAI). Sosialisasi ini penting dilakukan agar anak-anak tumbuh sehat dan mewujudkan generasi yang tangguh, kokoh dan cerdas serta memiliki jiwa karsa yang sportif.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perwosi Jatim Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf saat membuka acara sosialisasi dan pelatihan instruktur SBAI Kabupaten/Kota se Jatim di Gedung Islamic Center, Surabaya, Selasa (06/12).

“Pelatihan SBAI ini merupakan pelaksanaan program pengurus pusat Perwosi yang harus disosialisasikan dan disebarluaskan di kalangan anak-anak Indonesia. Yang bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga di kalangan masyarakat khususnya wanita dan anak-anak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sesuai tugas dan fungsi Perwosi sebenarnya pelatihan itu hanya ditujukan untuk guru olahraga wanita dan instruktur wanita, namun karena keterbatasan guru olahraga wanita maka guru olahraga pria juga dilibatkan. “Kepada semua peserta pelatihan inilah kami berharap bisa membawa misi Perwosi untuk menyebarluaskan SBAI di kalangan anak-anak. Juga menyebarluaskan ke sekolah-sekolah di daerah masing-masing.” Terangnya.

Proses penyebarluasan SBAI lanjutnya, harus melalui mekanisme birokrasi yang berlaku. Ia meminta para peserta usai mengikuti pelatihan dan kembali ke daerah segera melapor pada instansi yang menugasi, serta melapor ke Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) setempat untuk mengajukan fasilitasi sosialisasi SBAI di lingkungan sekolah. “Guna kelancaran tugas bisa juga bekerjasama dengan instruktur SBAI lainnya,” imbuhnya.

Sedangkan, bagi peserta yang berasal dari sanggar-sanggar senam dapat langsung menyebarluaskan di kalangan anak-anak di daerahnya masing-masing serta segera melapor pada ketua Perwosi Kab/Kota setempat. “Saya beerharap melalui pelatihan ini pada tahun 2017 SBAI bisa disosialisikan di seluruh Jatim,” harapnya.

Terkait peran Perwosi di masyarakat, ia mengaku cukup positif utamanya setelah adanya Senam Rekreasi Perwosi Jatim. “Kami bertekad meningkatkan peran di dunia olah raga dengan memberdayakan wanita untuk berolah raga, sehingga tercipta keluarga yang sehat dan bugar. Karenanya saya terus  mengajak dan membiasakan diri untuk berolah raga dengan cara menyenangkan juga menyehatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Sosialisai SBAI Nanik Fauziah Gentur mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 150 peserta yang berasal dari perwakilan kab/kota se Jatim. Tema yang diangkat pada sosialisasi tersebut yakni “Bersama Perwosi Kita Tingkatkan Kebugaran Anak-Anak Indonesia”. Tujuan diselenggarakan sosialisasi tersebut yakni untuk meningkatkan kecintaan anak-anak pada olahraga dan meningkatkan kesehatan anak-anak karena olahraga.

post-top-smn

Baca berita terkait