Sunday, 21 October 2018

Sayap Ronggolawe Tancapkan Pohon di Bumi Tuban

post-top-smn

perhutani Tuban, SMN – Kondisi hutan yang mengalami kerusakan cukup serius pasca reformasi kini terus diupayakan konservasinya. Tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, kini Perum Perhutani juga melakukan terobosan dengan mengembangkan potensi wisata di wilayah KPH Tuban.

Adalah olah raga paralayang yang kini mulai menjadi salah satu ikon baru dan banyak diminati masyarakat di wilayah Tuban. Uniknya, kegiatan olah raga dengan nama Sayap Ronggolawe di wilayah Kecamatan Kerek, tersebut mewajibkan pada para atlet setiap kali terbang wajib menyiapkan satu pohon untuk ditanam di Bumi Tuban.

“Jadi ada istilah One Fly One Tree yakni sejkali terbang satu pohon harus ditanam. Jadi selain mengembangkan olah raga paralayang, kami juga memiliki kepedul;ian untuik kembali mengonservasi kawasan hutan agar tetap lestari,” kata Wakil Kepala Administratur Tuban Barat Perum Perhutani KPH Tuban, Muchlisin Sabarna.

Untuk lokasi Sayap Ronggolawe berada di Desa Trantang dan Desa Wolutengah. Menilik kondisi sebelumnya, kata dia, kondisi angka kriminalitas di wilayah tersebut masih cukup tinggi. “Masih banyak kejahatan terjadi dan masyarakat masih kurang menerima akses informasi. Dengan adanya paralayang ini maka banyak pendatang yang masuk ke wilayah tersebut, sehingga masyarakat bisa lebih terbuka dengan dunia luar,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya olah raga paralyang bisa menjadi obyek wisata baru di wilayah Kecamatan Kerek. “Kalau ada even besar jadi desa wisata dan bisa menata ekonomi masyarakat. Tamu bisa tidur di rumah masyarakat dan komunikasi masyarakat bisa semakin terbuka,” jelasnya.

Dengan konsep pemberdayaan masyakat, wisata dari Sayap Ronggolawe lewat olahraga paralayang, maka masyakat mendapatkan pemasukan tambahan. Untuk kegiatan ekonomi mikro bisa diperoleh dari retribusi, parkir, ojek, jasa pelipatan parasut, kuliner, cinderamata, batik, hingga home stay.

Selain itu, diharapkan pula bisa lahir prestasi olahraga paralayang bagi atlet lokal semakin meningkat sehingga dapat bersaing di skala provinsi maupun nasional. Adapun kegiatan rutin paralayang program harian yakni funfly, diklat pilot dan terbang tandem. Untuk program mingguan yakni paket terbang tandem Sabtu-Minggu.

Sedangkan program tahunan dilakukan kejuaraan cross country dan ketepatan mendarat nasional maupun internasional, Porkab Tuban, Porprov Jatim, Pra-Pon, Pon, Festival Paralayang, hingga Event Touring Pilot Paralayang. (afr/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait