Monday, 22 October 2018

Satreskrim Polres Lumajang, Berhasil Menangkap Pelaku Curas, Begal Dan Curanmor

post-top-smn

Saat akan melakukan penangkapan

Lumajang, SMN – Gerombolan begal dan pencurian dengan kekerasan (CURAS), berhasil ditangkap Satreskrim polres Lumajang, pada Minggu, (22/7). Dari delapan pelaku, berhasil ditangkap enam orang.

Atas aksi kejahatannya, pihak Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan 15 unit sepeda motor .

“Kami juga mengamankan barang bukti (BB) berupa dompet, beberapa HP, STNK, BPKB dan beberapa barang berharga lainnya,” terang Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH MHum.

Salah satu pelaku begal yang tertangkap atas nama Adi Mirzani (23), warga Dusun Pandansari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dia ditangkap pada hari Minggu (22/7) lalu, sekitar pukul 22.30 WIB, di Dusun Sumberejo, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

“Pelaku Adi yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) ini, merupakan bagian dari jaringan pelaku, dan juga sebagai aktor intelektual, serta eksekutor spesialis,” ujar Kasat Hasran.

Menurut Kasat, tindak pidana pencurian dengan kekerasan/Begal ini, merupakan perampasan dan pencurian sepeda motor (curanmor) roda dua (R2), yang selama ini meresahkan warga masyarakat di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Terhadap pelaku begal ini, kami terpaksa memberikan tindakan tegas pada kedua kakinya, dengan tembakan petugas, karena dikhawatirkan membahayakan jiwa petugas,” tambahnya lagi.

Atas penangkapan ini, telah terungkap 45 tempat kejadian perkara (TKP) perampasan atau begal dijalanan umum, dan 8 TKP curanmor R2 dilokasi parkiran.

Modus Operandi dari ketiga pelaku yang ditangkap di antaranya diwilayah hukum Polsek Pasirian, yaitu dengan menggunakan sepeda motor jenis matic, dan mengampiri korbannya saat akan buang air kecil.

Diketahui korban bernama Budi Raharjo (59), warga Dusun Genteng Sari, RT 06 RW 12, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Selanjutnya, salah satu pelaku membacok kepala korban sampai mengenai hidung korban, hingga mengalami luka serius, sedang pelaku yang lain merampas sepeda motor milik korban jenis Vario warna hitam, kemudian pelaku melarikan diri ke arah Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Setelah itu korban Budi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, dan selanjutnya pihak berwajib melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku atas nama Adi Mirzani, di salah satu rumah, di Dusun Sumberejo, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Tersangka Adi

Adi Mirzani adalah tersangka yang sudah berstatus DPO, dan dalam operandinya, melakukan serangkaian kasus pencurian dengan kekerasan/begal jalanan dan kasus curanmor dalam wilayah hukum Polres Lumajang.

Dan dalam pengembangannya, ditangkap juga beberapa pelaku, yang bersama-sama dan turut serta dengan tersangka Adi, antara lain Suyono (41) warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

“Pelaku ini sudah tertangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum di Lapas Lumajang, dan yang bersangkutan berperan sebagai penadah tunggal hasil kejahatan/begal,” imbuh Kasat Hasran.

Selain itu juga ada pelaku atas nama Rudi (26), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, dan juga sudah tertangkap, saat ini sedang menjalani proses hukum di Lapas Lumajang, yang bersangkutan berperan sebagai joki dan eksekutor.

Rudi berperan sebagai joki bersama pelaku yang juga sudah tertangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum di Lapas Lumajang, dengan nama Suyanto (21) warga Desa Jatimulyo, Kecamata Kunir, Kabupaten Lumajang.

“Pelaku yang sudah tertangkap, ada yang bertugas merangkap sebagai joki dan menjual hasil kejahatan, atau hasil pembegalan, dia bernama Rudi Hariyanto (28), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Sedang Dani warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang juga tertangkap dan sedang menjalani proses hukum di Lapas Lumajang, yang bersangkutan berperan sebagai joki saja.

Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan polres Lumajang.

Dan dalam pengembangannya, pelaku melakukan kejahatan dan pembegalan di sejumlah TKP.

“Diwilayah Tempeh 15 kali, Pasirian dan Sumbersuko 9 kali, Yosowilangun 4 kali, Kunir sebanyak 5 kali, Rowokangkung 4 kali, Lumajang kota, Jatiroto, Randuagung, Kedungjajang, Candipuro, Sukodono masing-masing dilakukan sebanyak 1 kali. Malah ada yang dilakukan diwilayah hukum Polres Jember sebanyak 2 kali,” pungkasnya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait