Monday, 17 June 2019

Sasak Hutan Jati, Belasan Penumpang Bus Sugeng Rahayu Luka-Luka

post-top-smn

Bus yang jatuh terguling dan menyasak hutan jati di jalan raya Solo-Ngawi kilometer 20-21, masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, pada Selasa (09/4).

Ngawi, suaramedianasional.co.id Belasan penumpang bus Sugeng Rahayu W 7197 U terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan RS Widodo karena luka-luka. Ini lantaran bus yang mereka tumpangi jatuh terguling dan menyasak hutan jati di jalan raya Solo-Ngawi kilometer 20-21, masuk Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, pada Selasa (09/4).
Laju bus yang amat kencang serta ulah sopir yang dinilai ugal-ugalan oleh sebagian besar penumpang, diduga menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut bisa terjadi. “Kami merasakan memang kencang sekali bus melaju dari arah barat dan saat kecelakaan itu karena mau menyalip di tikungan,” ungkap Yatno salah satu penumpang.
Saat menyalip di jalan berkelok ini, dari arah berlawanan ternyata ada kendaraan lain. Sopir bus bernama Alex Purwanto, asal Padangan, Bojonegoro, rupanya terkejut karena posisi badan bus sudah terlanjur ada di kanan jalan. Dia berusaha membanting kemudi langsung ke kiri, namun bus tidak bisa dikendalikan serta terguling masuk ke kawasan hutan jati.
Jeritan para penumpang berbaur dengan benturan antara badan bus dengan pohon jati yang disasak kendaraan tersebut. Ada sekitar 14 orang mengalami luka ringan sampai berat akibat kecelakaan ini. “Ada 4 orang yang harus kita rujuk sampai rumah sakit,” kata Iptu Cipto Utoyo, Kanitlaka Satlantas Polres Ngawi.
Para penumpang yang mengalami luka babras saja, memilih untuk meneruskan perjalananannya. Sementara bangkai mobil sampai sore hari masih belum dievakuasi dari kawasan hutan. “Sejumlah penumpang memberi kesaksian bahwa sopir sudah melaju kencang sejak meninggalkan Solo bahkan sering menyalip dengan sembarangan di sepanjang jalan. “Kami masih menyelidiki kecelakaan ini, namun dugaan sementara ya ini human error,” ujar Iptu Cipto Utoyo. (ari)
post-top-smn

Baca berita terkait