Tuesday, 20 August 2019

Safari Ramadhan di Kecamatan Munjungan, Gus Ipin Sempatkan Menginap di Rumah Warga

post-top-smn

Plt. Bupati Trenggalek, saat menginap di rumah Slamet (40 tahun) warga RT 1 RW 1 Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan.

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Usai dari Desa Sobo, Safari Ramadhan Plt. Bupati Trenggalek kemudian menuju Masjid Al Affan di Desa Ngulung Wetan Kecamatan Munjungan. Di lokasi ini, Plt. Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin (Gus Ipin), bersama Abah Topan kembali menyapa masyarakat sekitar sekaligus melaksanakan sholat tarawih.

Dari lokasi shalat tarawih, Gus Ipin kemudian beranjak menuju Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan Kecamatan Munjungan. Bapak tiga anak tersebut akan menginap di rumah Slamet (40 tahun) warga RT 1 RW 1 Dusun Kempong Desa Ngulung Wetan. Aktifitas menginap di rumah warga yang dilakukan Gus Ipin tersebut salah satunya untuk merasakan bagaimana jeritan nasib pria yang hidup sebatang kara.

Slamet, Warga Kempong ini tinggal di gubuk sederhana berukuran 4×7 meter. Lantai rumahnya masih berupa tanah dan berdinding anyaman bambu. Himpitan ekonomi membuat dirinya hidup serba pas-pasan.

Tidak bekerja, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, pria ini bekerja menjadi buruh di ladang, itupun hanya saat ada orang yang membutuhkan tenaganya. Belum masuk dalam database kemiskinan membuat beban hidup pria ini semakin berat.

Ruangan 4×7, disulap menjadi dapur, ruang tamu dan kamar tidur. Dapat dibayangkan betapa sempitnya, bahkan sekat antar ruangan hanya menggunakan terpal, yang saat dikunjungi Plt. Bupati Trenggalek rela dicopot untuk digunakan sebagai alas lantai.

Bertemu Slamet, Gus Ipin menanyakan banyak hal, seperti bagaimana dirinya memenuhi kebutuhan hidup, dimana tidurnya hingga bagaimana dirinya memasak.

Dengan terbata-bata, Slamet menjawab semua aktivitas yang dilakukan dirumahnya. Untuk memasak dirinya membuat dapur sederhana dengan kompor kayu atau “pawonan” dalam istilah Jawa.

Gus Ipin prihatin dengan kehidupan Slamet. Pemimpin muda tersebut segera meminta BAZNAS untuk melakukan bedah rumah agar Slamet memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

Selain itu, suami Novita Hardini tersebut meminta Posko GERTAK untuk mendata diri Slamet, agar dapat intervensi program kemiskinan. Selain Slamet, Gus Ipin juga meminta GERTAK untuk mendata satu lagi warga Dusun Kempong yang konon bernasib sama dengan pria 40 tahun tersebut. (*)

 

post-top-smn

Baca berita terkait