Monday, 22 October 2018

Ribuan Santri Se-Kab. Sampang Gelar Apel & Kirab Hari Santri Nasional

post-top-smn
Pelepasan balon peringati hari santri

Pelepasan balon peringati hari santri

 Sampang, SMN – Pemerintah Kabupaten Sampang bersama pengurus Nahdlatul Ulamak (NU) Sampang, menggelar Apel dan kirab bersama ribuan Santri dari 70 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Sampang,bertempat di Lapangan Wijaya kusuma Sampang, sabtu 22/10.

Upacara Apel yang di pimpin langsung oleh Bupati Sampang H.A.Fannan Hasib, yang juga wakil ketua pengurus Cabang NU Sampang tersebut, di ikuti oleh seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sampang, yaitu Dandim 0828 Sampang Letkol Inf. Indrama Bodi, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, SIK, dan tidak ketinggalan Wakil Bupati Sampang H.Fadhilah Budiono, Sekretaris Daerah Sampang Phutut Budi Santoso dan segenap kepala SKPD serta 14 Kiai ternama dari 14 kecamatan Se-Kabupaten Sampang.

Antaranya Kh. Syafi’uddin Wahid (Rais Syuriyah NU), Kh. Muhaimin Abd Bari (Ketua Tanfidziyah NU), Kh. Mahrus Abd Malik, Kh. Jakfar Yusuf, Kh. Mujahidin Abd Razaq, Kh. Bukhori Ma’shum (Ketua MUI), Kh.Luay Iman, Kh.Lutfillah Ridwan, Kh.Faidol Mubarok, Kh.As’adur Rofiq, Kh.Jabir Ali Ridho, Kh.Abd.Wasik Masra’I, Kh.Syafi’uddin Barodi, Ust. Mahrus Zamroni, M.HI.

Uniknya, seluruh pengurus Apel di perankan oleh Santri pilihan dan peserta Apel di ikuti ratusan Kiai/ Ustad dan 5000 Santri dari 70 pondok pesantren. Dalam prosesi apel juga sama pada upacara pada umumnya, yaitu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pancasila, dan ditambahkan 5 Ikrar Santri dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menyanyikan Syubbanul Wathon, sebelum di tutup dengan do’a.

Bupati Sampang H.A. Fannan Hasib dalam pidato singkatnya mengatakan, dirinya bersama pemkab Sampang mengaku bangga antusias riban Santri dalam Apel dan Kirab, dalam memperingati Hari Santri yang ke-2 tahun tersebut. Bahkan kedepan, Fannan mengaku akan lebih memperhatikan kelangsungan santri dan pondok pesantren kedepan, karena menurutnya, santri adalah calon ulamak-umarok, serta ustad dan Kiai, yang jelas akan menjadi salah satu tiang dunia, jelasnya. “sedikit bercanda, Fannan mengatakan “Ini adalah bagian bukti, bahwa Kab.Sampang tidak salah disebut Kota Santri” Jelasnya.

Selesai Apel, ribuan Santri langsung menggelar kirab mengelilingi kota Sampang dan kembali berkumpul di Monumen kota Sampang, mendengarkan amanat para Pembina Santri se-Kabupaten Sampang. Dimana sejumlah amanat yang dimaksud antaranya, santri harus terus berjuang menjaga NKRI, melawan radikalisme serta bangga dengan pengalkuan pemerintah Indonesia dalam peringatan hari Santri Nasional ke-2 tahun ini, setelah 71 tahun ikut berjuang dalam kemerdekaan Republik Indonesi. (why)

post-top-smn

Baca berita terkait