Wednesday, 26 June 2019

Revitalisasi Pasar Pandaan Masih Belum Ada Jawaban Dari Pemerintah Pusat

post-top-smn

images-2

Pasuruan, SMN – perencanaan Pemkab Pasuruan merevitalisasi Pasar Pandaan di tahun 2017, sejauh ini belum dapat menemui titik terangnya. Sebab, untuk permohonan anggaran ke Pemerintahan Pusat Pemkab Pasuruan, sejauh ini belum  mendapatkan jawaban yang pasti.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto menjelaskan, dirinya telah suda mengajukan anggaran kepada Pemerintah Pusat, dikarenakan untuk rencana revitalisasi Pasar Pandaan, membutuhkan anggaran dana sebesar Rp 50 milyar sampai Rp 80 milyar untuk revitalisasinya.

“Untuk Pengajuan revitalisasi pasar daerah atau Pasar Pandaan, kami suda layangkan ke Pemerintah Pusat, pada pertengahan bulan November yang lalu, baik proposalnya beserta administrasinya dan sekarang ini kami masih menunggu keputusan  dari pemerintahan Pusat,” tegas Edy Suwanto.

Lebih lanjut Edy Suwanto menjelaskan, Namun, sampai saat ini menjelang tutup tahun, belum ada jawaban yang pasti dari pemerintah pusat terkait pengajuan yang kita kirimkan. Sedangkan Edy Suwanto sendiri tadak bisa memastikan atau mengira-ngira kapan jawaban dari Pemerintah Pusat itu akan turun terlealisasi. Maka dari itu, semuanya merupakan kewenangan atau putusan dari  Pemerintah Pusat.

“Maka dari itu, hal ini bukan kewenangan Dinas Desperindag sendiri, semuanya dari pusat yang memutuskan  jadi dan  tidaknya untuk revitalisasi Pasar Pandaan. Bila untuk, jumlah anggaran yang akan dikeluarkan untuk pekerjaan fisik revitalisasi dilapangan nanti,” ucap Edy Suwanto. Meskipun untuk tahun 2017 ini tinggal beberapa bulan lagi, Edy Suwanto mengaku menunggu dan juga berharap ada jawaban dari pemerintah pusan baik proposal yang kita ajukan di pemerintah pusat,” pungkasnya.

Tambahan dari Edy Suwanto, masih ada beberapa bulan lagi untuk akhir tahun. Kita tunggu saja apa jawaban dan keputusan pemerintah pusat. Dan harapan kami, mudah-mudahan gol juga terlealisasi,” ujarnya. Dirinya pun juga  mengaku, bila untuk pengajuan yang kita kirimkan di pemerintah pusat bila tahun 2017 ini tidak gol atau tidak terlealisasi, pihaknya tak akan berputus asa dan berkecil hati. Melainkan, pihaknya akan kembali mengajukan permohonan anggaran Perubahan APBN 2017 atau APBN 2018.

“Memang membutuhkan dana yang sangat besar untuk revitalisasi Pasar Pandaan, untuk pekerjaan fisik revitalisasi akan lebih ringan bila ditopang dari anggaran APBN. Bila nanti kita paksakan dari anggaran APBD, nantinya akan terlalu besar dan berat untuk beban yang kami terima,” tegasnya. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait