Thursday, 20 June 2019

Residivis Asal Porong Tipu Sopir Taksi Online

post-top-smn

Tersangka K alias Mones residivis pencurian yang ditangkap lagi oleh Sat Reskrim

Sidoarjo, suaramedianasional.co.id – Residivis kambuhan asal Porong, Sidoarjo, K alias Mones, kembali berurusan dengan Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Kali ini, terkait dengan ulahnya menyaru jadi polisi untuk menipu korbannya, seorang pengemudi taksi online.

Berawal dari  memesan taksi online pada Kamis malam,  27 September 2018 silam.  Korban FS (61) warga Dusun Telogo RT02/RW01 Desa Sidokerto Kecamatan Buduran, yang langsung menjemput tersangka dengan mobil Toyota Avanza warna putih tahun 2011 nopol N 1801 XX. Mereka berjanji bertemu di alun-alun Sidoarjo dengan tujuan RS Pusdik Sabhara  Porong.

Menurut Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M. Harris, saat konferensi pers yang digelar Polresta Sidoarjo di halaman Satreskrim Polresta Sidoarjo, Kamis (29/11) menerangkan bahwa K alias Mones ini diduga sudah mempunyai rencana busuk ketika memesan taksi online tersebut. Terbukti selama perjalanan, tersangka mengaku sebagai anggota polisi dan meletakkan borgol diatas dashboard. Dia juga mengaku ke rumah sakit untuk mengambil sample darah pelaku. Ternyata sampai di RS Pusdik, tersangka hanya putar-putar saja kemudian mengajak makan di kantin rumah sakit. “Tersangka lalu meminjam kunci mobil dengan alasan akan mengambil borgol yang tertinggal di dashboard mobil,” terang M. Harris.

Kasatreskrim menambahkan, pada saat itu didalam mobil ada dua buah HP milik korban yang tertinggal. Setelah lama ditunggu, akhirnya korban ke tempat parkir mobil. Alangkah terkejutnya ternyata mobilnya sudah tidak ada ditempat parkir.

“Keesokan harinya, tersangka menjual dua handphone milik korban dengan harga Rp 550 ribu, dan empat hari kemudian menjual 1 unit kendaraan Toyota Avanza warna putih Nopol N-1801-XX tahun 2018 kepada seseorang dengan harga Rp 20 juta,” kata Kasatreskrim.

Akibat perbuatan yang dilakukan oleh K alias Mones tersebut, korban FS mengalami kerugian sekitar Rp 160 juta dan Mones pun dilaporkan hingga berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Selain menagkap Mones, polisi juga berhasil menyita barang bukti sebuah HP Nokia type 301 warna hitam, sebuah HP Xiaomi Redmi 4 A warna gold; kaos lengan panjang warna abu-abu biru, ikat pinggang kulit warna coklat, sepatu merk Joshwill dan sebuah borgol.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan/atau penggelapan. (try)

post-top-smn

Baca berita terkait