Saturday, 23 February 2019

Realisasi Asuransi Sapi Masih Jauh Dari Target 120 Ribu Ekor

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Surabaya, SMN – Target pemerintah dalam menrealisasikan program asuransi ternak untuk sapi kini baru dijalankan hampir dua bulan. Dari target 120 ribu ekor sapi yang menjadi sasaran asuransi ternyata hingga masih belum mencapai 5 ribu ekor.

“Kami tengah menggenjot asuransi untuk sapi. Program asuransi ini sudah mulai direalisasikan namun minat peternak terhadap asuransi sapi ini tergolong tinggi dibandingkan asuransi lahan pertanian sawah. Sebab risiko memelihara sapi sangat besar sehingga bisa diminimalkan dengan masuk asuransi,” kata Direktur Pembiayaan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kemtan Mulyadi Hendrawan, Kamis (6/10).

Ia menjelaskan, dalam program asuransi ternak ini pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp 24 miliar. Dana itu diasumsikan dapat mencakup target 120 ribu ekor sapi yang dapat diasuransikan.

Adapun syarat ikut asuransi ini tergolong cukup mudah. “Yang penting terdaftar sebagai peternak di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk,” tuturnya.

Ia memastikan asuransi untuk peternak sapi ini hanya diperuntukkan untuk peternak kecil yang kepemilikan sapinya sekitar 30 ekor saja. Jika sudah masuk badan usaha, maka asuransi ini tidak diperbolehkan.

Mulyadi melanjutkan, setiap peternak wajib membayar premi asuransi 20 persen dari total premi Rp 180 ribu per tahun. Artinya, petani hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 40 ribu per ekor sapi agar mendapatkan asuransi ini.

Karena masih tergolong baru, Kemtan memilih tidak menaikkan target sapi yang masuk asuransi di tahun 2017. “Kami melihat kondisi dan minat peternak dulu, jadi tahun depan tetap kami alokasikan anggaran untuk 120 ribu ekor saja,” tukasnya. (afr/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait