Wednesday, 17 October 2018

Ratusan Warga Kembali Blokade Jalan Tol Di STA 19+500 Di Desa Sumberkare

post-top-smn

PROBOLINGGO KAB – Pagi ini, ratusan warga Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali memblokade askes jalan tol PAS-PRO tepatnya di STA 19+500, karena tuntutan warga terkait dwngan akses jalan warga belum diganti oleh pihak PT Waskita selaku penggarap proyek tersebut.

Pihak Kepala Desa (Kades) Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Asan saat dimintai keterangan oleh media ini menjelaskan jika pada hari sebelumnya, pihaknya menyampaikan kapada warganya melalui beberapa tokoh masyarakat setempat untuk tidak melakukan demo.

Namun, kata Asan hal itu adalah hak asasi bagi warganya untuk melakukan demo.

“Kami mengiyakan kalau warganya melakukan demo, tapi harus menurut prosedur yang benar. Pertama memberitahukan kepada pihak desa kemudian ke pihak Polsek, biar tidak dikatakan demo liar,” jelasnya kepada awak media melalui sambungan telponnya, pagi tadi.

Asan meminta hal seperti itu agar demonya terarah dan tepat sasaran dalam mengaspirasikan pendapatnya.

“Kami tidak ingin demo ini ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” bebernya.

Dan diutarakan Asan, kalau pihaknya diundang oleh pihak pemgembang jalan tol dan PT Waskita untuk membicarakan hal yang diminta oleh warga Deza Sumberkare ini.

“Iya siang ini kami diundang oleh pihak pengembang jalan tol dan PT Waskita guna musyawarah terkait akses jalan yang diminta warga. Semoga ini adalah solusi terbaik bagi semuanya,” ujarnya lagi.

Sebelumnya dari pantauan media, sejumlah warga Desa Sumberkare masih blokade jalan akses lewat kendaraan muatan pengecoran jalan tol tersebut, sejak siang hingga malam hari.

Sementara itu, pihak PT Waskita saat dikonfirmasi media ini tidak mau memberikan konfirmasinya dengan adanya blokade yang kedua kalinya ini oleh warga Desa Sumberkare tersebut.

“Maaf pak, saya ngga ada wewenang untuk mengkonfirmasi masalah itu pak,” jawab Heri, perwakilan PT Waskita, waktu itu. Dan atas ditayangkan berita yang kedua ini, masih juga belum memberikan statementnya. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait