Sunday, 16 December 2018

Raskin Ngendon di Bulog, Kawatir Dimanfaatkan Spekulan

post-top-smn

llustrasi-Harga-Beras

Madiun, SMN – Ribuan rumah tangga sasaran penerima pemanfaat (RTSPM) di wilayah Kota Madiun dan Kabupaten Madiun belum menerima raskin (beras untuk warga miskin) jatah Januari 2015 kemarin. Bulog berdalih raskin masih ngendon karena belum menerima surat permintaan alokasi (SPA) dari Pemkot Madiun dan Pemkab Madiun.

”Bagaimana kami mentribusikan kalau belum ada permintaan,” ungkap Kepala Bulog Subdivisi regional Madiun Suharto Djabar.

Kabulog menyebutkan jatah raskin tersebut sudah disiapkan sejak Januari lalu dan akan disalurkan bersamaan dengan operasi cadangan beras pemerintah (OPCBP) yang baru saja digelar, namun distribusi terpaksa ditunda lantaran belum ada SPA, pemkot dan pemkab sudah melayangkan SPA Januari 2015 tidak menutup kemungkinan pendistribusian akan didobel dengan jatah Pebruari.

”Pendistribusian memang tergantung SPA itu, dan untuk Pebruari biasanya kami distribusikan akhir bulan paling lambat awal Maret,” tegasnya.

Berharap Pemkot Madiun dan Pemkab Madiun segera melayangkan SPA, sebab pendistribusian raskin dimaksudkan untuk menekan harga beras pasaran, pihaknya khawatir kondisi itu dimanfaatkan spekulan untuk mengeruk keuntungan pribadi. (opt/yan)

post-top-smn

Baca berita terkait