Sunday, 21 October 2018

Rancangan Pileg 2019, Dapil 2 Kembali Berisi 10 Kursi

post-top-smn

Bimtek KPU tentang dapil

Ngawi, SMN – Penatan daerah pemilihan (Dapil) dalam Pemilu 209 mendatang untuk Kabupaten Ngawi, kemungkinan tidak akan berubah. Ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi melakukan rapat bimbingan teknis penataan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Bintek sendiri digelar di Aula Hotel Sukowati Ngawi, Rabu, 13 Desember lalu. Sejumlah ketua partai politik dan pejabat di lingkungan Pemkab Ngawi mengikuti acara yang digelar sehari tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Ngawi Samsyul Wathoni mengatakan, penataan Dapil di Ngawi masih dipertahankan walaupun ada ada perubahan data jumlah penduduk. “Perubahan itu tidak berpengaruh signifikan pada agregat penduduk, jumlah kursi teap sama hanya ada perubahan pada penyebaran jumlah kursi, kursi di dapil 2 enjadi 0 kursi dan dapil 4 menjadi 8 kursi,” ujarnya.

Alokasi kursi mendasar UU Nomor 07 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Penataan ulang Dapil mengacu pada Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK 2). Dimana secara teknis jumlah penduduk Ngawi sebanyak 899.495 jiwa orang akan dibagi dengan jumlah 45 kursi maka akan bisa diperhitungkan jumlah Bilangan Pembagi Penduduk (BPPd).

Jelas Tony, untuk BPPd atau hitungan kuota suara per kursi di DPRD Ngawi pada Pileg 2019 mendatang tercatat 19.988 suara. Jika dikaitkan dengan kuota kursi dari Pileg 2014 memang ada peningkatan. Sebab saat itu kuota suara per kursi hanya 17.066 suara mengingat dari jumlah penduduk Ngawi masih berada di angka 767.952 jiwa orang.

Rancangan dapil di Ngawi pada Pileg 2019, terdiri dari Dapil I, meliputi Kecamatan Ngwi dan Pitu, Dapil 2 (Kasreman, Padas, Bringin, Karangjati, Pangkur, Kwadungan),  Dapil III (Geneng, Gerih, Kendal), Dapil IV (Paron, Kedunggalar), Dapil V (Jogorogo, Ngrambe, Sine) dan Dapil VI (Widodaren, Mantingan, Karanganyar). “Dari pola perubahan Dapil yang telah disimulasikan tadi hanya ada perubahan pada jumlah kursi khususnya Dapil IV yang dulunya ada 9 kursi nanti berkurang menjadi 8 kursi. Demikian Dapil II dari 9 kursi bertambah menjadi 10 kursi,” jelas Tony.

Meski demikian KPU Kabupaten Ngawi tetap menampung semua masukan dari pengurus perwakilan partai yang ada di Ngawi terutama menyangkut usulan perubahan Dapil. Menyambung dari masukan yang diterima dan ditampung untuk dibahas di internal KPU Kabupaten Ngawi. Dan sesuai rencana pada Januari 2018 mendatang akan dilakukan uji publik untuk membahas Dapil melibatkan pengurus partai tentu hasilnya akan diusulkan ke KPU RI. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait