Monday, 18 February 2019

Puting Beliung Terbangkan Atap Sekolah di Desa Srirande

post-top-smn

Sisa kerusakan yang masih tampak akibat angin puyuh di Desa Srirande, Kecamatan Deket

Lamongan,suaramedianasional.co.id – Angin puting beliung di Dusun Pucuk, Desa Srirande, Kecamatan Deket, memang sudah usai pada Rabu lalu (12/12). Namun, dampaknya masih terasa. Berbagai sarana pra sarana yang rusak termasuk atap madrasah dan rusaknya kubah masjid, belum juga selesai diperbaiki.

Kejadian pada Rabu sore itu diawali dengan hujan yang disertai angin. Tak lama kemudian angin besar datang dan memporandakan dusun yang biasanya damai tersebut. Beberapa bangunan mengalami kerusakan. Diantaranya, atap sebuah sekolah setingkat SD juga mengalami rusak berat, setidaknya tiga ruangan di sekolah tersebut harus terbuka tanpa atap dan tak dapat difungsikan beberapa hari ini.

Selain itu juga merusakkan kubah masjid dan ada pula rumah warga yang terdampak. Sebanyak empat rumah warga mengalami kerusakan yakni milik Ridwan, Kaslan, Faisal dan Sunardi. Warga pun berharap ada bantuan dari pemerintah terkait rusaknya beberapa bangunan milik warga dan pra sarana sekolah tersebut.

Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah langsung turun tangan mendata dan membantu warga. Sekretaris BPBD Lamongan, Zaini menyatakan, kejadian itu sekitar pukul 15.00 WIB dan warga dibantun tim BPBD bergotong-royong memperbaiki bangunan terdampak. “Memang harus waspada, karena ada beberapa titik di Lamongan ini yang rentan dengan bencana puting beliung,” kata Zaini. (abq)

post-top-smn

Baca berita terkait