Sunday, 27 May 2018

PT ASDP Luncurkan KMP Legundi Rute Surabaya-Lombok

post-top-smn

pt-asdp-indonesia-ferry Surabaya, SMN – PT ASDP Indonesia Ferry meluncurkan kapal penumpang jenis roll on – roll off (roro) KMP Legundi dengan rute Surabaya – Lombok yang diharapkan dapat menekan biaya logistik bagi para pelaku usaha angkutan darat.

Plt Dirut PT ASDP Indonesia, Ferry Faik Fahmi, dalam rilisnya, Rabu (7/12) mengatakan, bahwa kapal yang diluncurkannya ini merupakan armada pendukung tol laut. “Pemerintah mengutamakan tiga program dalam pelayaran, yaitu menekan biaya logistik, mendorong sinergisitas, dan meningkatkan pariwisata. KMP Legundi rute Surabaya – Lombok ini kita luncurkan untuk mendukung  dan mewujudkan tiga program utama pemerintah itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan memiliki ukuran 5000 GT, KMP Legundi mampu mengangkut sebanyak 142 kendaraan roda empat. “Kapal ini kan terdiri dari tiga deck, yaitu main deck, upper deck dan lower deck. Di main deck itu bisa mengangkut 40 kendaraan jenis truk berukuran besar, di deck lainnya untuk kendaraan yang lebih kecil,” jelasnya.

Menurutnya, KMP Legundi dapat memenuhi tuntutan pemerintah, khsusnya dalam upaya menekan biaya logistik bagi pelaku usaha angkutan. Dicontohkan, selama ini untuk rute Surabaya – Lombok harus ditempuh melalui jalur darat yang membutuhkan waktu selama 48 jam.

“Kini dengan KMP Legundi, Surabaya – Lombok hanya ditempuh selama 21 jam. Jadi waktunya lebih singkat. Selain itu, dari sisi pemeliharaan kendaraan juga lebih murah. Sebab truk dan sopirnya dalam posisi istirahat di atas kapal. Dengan begitu, dari sisi pemeliharaan maupun pengoperasian juga bisa menimbulkan penghematan bagi pelaku usaha,” paparnya.

Tak cuma itu, Faik menambahkan, peluncuran KMP Legundi juga menghemat biaya perawatan jalan di sepanjang rute darat Surabaya – Lombok, yang selama ini dilewati truk-truk pelaku usaha. Diakui Faik, ada keluhan dari Pemerintah Provinsi Bali karena truk-truk pelaku usaha dari Surabaya menuju Lombok itu selama ini juga menambah beban biaya perawatan jalan.

“Terdata ada 1500 truk dari Surabaya menuju Bali. Dari jumlah itu, yang nyebrang ke Lombok ada sekitar 150-an truk. Kini beban biaya perawatan jalan bisa terkurangi dengan adanya KMP Legundi,” tuturnya.

Sementara ini, katanya, pihak PT ASDP Indonesia Ferry mengoperasikan KMP Legundi rute Surabaya – Lombok sebanyak dua kali trip setiap pekan. (ris/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait