Thursday, 16 August 2018

PSSI Sesalkan Kejadian Pengeroyokan Suporter Dan Pemain Terhadap Wartawan

post-top-smn

JAKARTA, SMN – Terkait insiden pengeroyokan yang dilakukan suporter dan pemain Dharaka Sindo FC terhadap jurnalis asal Jember, Jawa Timur, direspons tegas oleh PSSI.

Melalui Ketua Umum Edy Rahmayadi, PSSI menyesali insiden yang terjadi saat pertandingan Liga 3 antara Persid Jember kontra Dhraka Sindo di stadion Jember Sport Garden, Rabu (4/7) lalu.

Insiden tersebut berawal ketika, jurnalis yang diketahui bernama Oryza Ardiansyah Wirawan ingin mengabadikan momen protes para pemain Dhraka Sindo kepada wasit. Tapi justru Oryza dikeroyok oleh para pemain Dhraka dan juga para suporter seusai pertandingan.

“Seingat saya tentara, dia merangkul saya sambil ngomong,’kenapa ambil gambar!’ Lalu HP saya dirampas. Mereka memukuli saya, menendang. Berlangsung sekitar 3 menit. Saya berusaha melindungi kepala dan wajah dengan tangan,” kata Oryza waktu itu.

Sebagai bentuk respons dari PSSI, kejadian ini akan diusut oleh Komite Disiplin agar para pelaku yang terlibat bisa dihukum.

“Kami atas nama PSSI merasa prihatin dan menyesalkan tindakan tersebut ,” kata Edy seperti dilansir situs resmi PSSI.

“PSSI saat ini terus berupaya agar kekerasan dalam sepak bola harus dihilangkan. Standar keamanan stadion dan penonton juga telah kami lakukan dan sosialisasikan. Saatnya semua insan sepak bola entah itu pemain, pelatih, wasit, suporter dan lain-lainnya agar menjunjung tinggi fair play,” jelasnya. (tim*)

post-top-smn

Baca berita terkait