Monday, 15 October 2018

Proyek Peningkatan Jembatan Dadapan Diwarning Dewan

post-top-smn

Sidak Komisi IV DPRD Ngawi ke proyek pelebaran jalan Sine-Jamus (10/10)

NGAWI, Suaramedianasional.co.id – Proyek peningkatan jembatan Gondanglegi-Dadapan Kecamatan Kendal, mendapat warning dari Komisi IV DPRD Ngawi saat disidak Selasa (10/10). “Ini batas akhir pengerjaannya hanya sampai 6 Nopember, hati-hati bila terlambat,” ungkap Slamet Riyanto, Ketua Komisi IV DPRD Ngawi.

Saat disidak para wakil rakyat siang itu, pekerjaan proyek jembatan baru sekitar 82 persen. Walaupun terhitung bisa dikejar, Slamet menyarankan tentang pentingnya kerja lembur dilakukan. “Ini kan mengingat sisa waktu tinggal 26 hari, hati-hati juga dengan resiko hujan,” ujarnya.

Proyek senilai Rp 1, 439 M lebih itu, menurut Slamet secara umum tidak bermasalah karena spesifikasi konstruksinya dianggapnya sudah memenuhi syarat. Namun ancaman molor dari target waktu yang ditentukan, akan dapat menjadi kondite buruk bagi pelaksana maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ngawi.

Kunjungan Komisi IV juga menyasar proyek pelebaran jalan Jamus-Sine. Jalan di lokasi ini semula 3,5 meter dan ditingkatkan menjadi 5 meter dengan konstruksi jalan beton. “Sudah baik dan proyek jalan ini target penyelesaian saya pikir akan bisa lebih cepat,” ungkap Slamet usai melihat proyek senilai Rp 1,408 miliar tersebut.

Komisi IV sendiri tengah getol meninjau proyek fisik yang ditangani OPD mitra kerja mereka. Beberapa proyek bersumber dana APBD Pemkab Ngawi dan sebagian lain dari dana provinsi sampai pusat.

Sementara itu Wignyo, dari Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Ngawi, mengaku akan segera memberikan instruksi agar pelaksana peningkatan jembatan Gondanglegi segera bekerja giat dan bila perlu dilembur. “Selain agar dilembur, kami juga meminta agar personel pekerjanya juga ditambah,” kata Wignyo. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait